Senin, 10 Juni 2013

Berapa jumlah detak jantung permenit yang normal?



Untuk menambah pengetahuan kita tentang dunia kesehatan tak ada salahnya kita membahas membahas tentang detak permenit jantung yang normal.
Dengan menghitungnya sendiripun kita bisa tahu berapa detak jantung permenit kita shg kita bisa menyimpulkan keadaan kesehatan kita sendiri.
Jumlah detak jantung normal
Denyut jantung biasanya mengacu pada
jumlah waktu yang dibutuhkan oleh detak
jantung per satuan waktu, secara umum
direpresentasikan sebagai bpm (beats per
minute).
Denyut jantung yang optimal untuk setiap
individu berbeda-beda tergantung pada kapan
waktu mengukur detak jantung tersebut (saat
istirahat atau setelah berolahraga). Variasi
dalam detak jantung sesuai dengan jumlah
oksigen yang diperlukan oleh tubuh saat
itu.Pada orang dewasa yang sehat, saat sedang
istirahat maka denyut jantung yang normal
adalah sekitar 60-100 denyut per menit
(bpm). Jika didapatkan denyut jantung yang
lebih rendah saat sedang istirahat, pada
umumnya menunjukkan fungsi jantung yang
lebih efisien dan lebih baik kebugaran
kardiovaskularnya.
Setiap orang bisa mengukur denyut
jantungnya sendiri tanpa perlu menggunakan
stetoskop. Untuk mengukur denyut jantung di
rumah bisa dengan cara memeriksa denyut
nadi. Tempatkan jari telunjuk dan jari tengah
pada pergelangan tangan atau tiga jari pada
sisi leher. Saat merasakan denyut nadi,
lihatlah jam untuk mneghitung jumlah denyut
selama 15 detik. Hasil yang didapatkan di
kalikan empat, maka didapatkan jumlah
denyut jantung Anda per menit.
Denyut jantung seseorang juga dipengaruhi
oleh usia dan aktivitasnya. Olahraga atau
aktivitas fisik dapat meningkatkan jumlah
denyut jantung, namun jika jumlahnya terlalu
berlebihan atau di luar batas sehat dapat
menimbulkan bahaya.
Untuk mendapatkan nilai denyut jantung
maksimal dilakukan dengan cara mengurangi
angka 220 dengan usia. Misal usianya 40
tahun, maka jumlah maksimalnya adalah 180
bpm.
Dengan melakukan tes sederhana tersebut,
seseorang bisa mengetahui apakah denyut
jantunya normal atau tidak. Hal ini juga
berguna sebagai diagnosis awal ada atau
tidaknya gangguan kardiovaskuler.
( sumber :healt.detik,)
Jumlah detak jantung :
A. LAKI-LAKI / PRIA
1. Sangat Baik
- Umur 20 s/d 29 Tahun : Kurang dari 60 kali
permenit
- Umur 30 s/d 39 Tahun : Kurang dari 64 kali
permenit
- Umur 40 s/d 49 Tahun : Kurang dari 66 kali
permenit
- Umur 50 Tahun Ke Atas : Kurang dari 68 kali
permenit
2. Baik
- Umur 20 s/d 29 Tahun : Antara 60 s/d 69
kali permenit
- Umur 30 s/d 39 Tahun : Antara 65 s/d 71
kali permenit
- Umur 40 s/d 49 Tahun : Antara 66 s/d 73
kali permenit
- Umur 50 Tahun Ke Atas : Antara 68 s/d 75
kali permenit
3. Cukup
- Umur 20 s/d 29 Tahun : Antara 70 s/d 75
kali permenit
- Umur 30 s/d 39 Tahun : Antara 72 s/d 87
kali permenit
- Umur 40 s/d 49 Tahun : Antara 74 s/d 89
kali permenit
- Umur 50 Tahun Ke Atas : Antara 79 s/d 91
kali permenit
4. Kurang
- Umur 20 s/d 29 Tahun : Lebih dari 85 kali
permenit
- Umur 30 s/d 39 Tahun : Lebih dari 87 kali
permenit
- Umur 40 s/d 49 Tahun : Lebih dari 89 kali
permenit
- Umur 50 Tahun Ke Atas : Lebih dari 91 kali
permenit
B. PEREMPUAN / WANITA
1. Sangat Baik
- Usia 20 s/d 29 Tahun : Kurang dari 70 kali
permenit
- Usia 30 s/d 39 Tahun : Kurang dari 72 kali
permenit
- Usia 40 s/d 49 Tahun : Kurang dari 74 kali
permenit
- Usia 50 Tahun Ke Atas : Kurang dari 76 kali
permenit
2. Baik
- Usia 20 s/d 29 Tahun : Antara 70 s/d 77 kali
permenit
- Usia 30 s/d 39 Tahun : Antara 72 s/d 79 kali
permenit
- Usia 40 s/d 49 Tahun : Antara 74 s/d 81 kali
permenit
- Usia 50 Tahun Ke Atas : Antara 76 s/d 83
kali permenit
3. Cukup
- Usia 20 s/d 29 Tahun : Antara 78 s/d 94 kali
permenit
- Usia 30 s/d 39 Tahun : Antara 80 s/d 96 kali
permenit
- Usia 40 s/d 49 Tahun : Antara 82 s/d 98 kali
permenit
- Usia 50 Tahun Ke Atas : Antara 84 s/d 100
kali permenit
4. Kurang
- Usia 20 s/d 29 Tahun : Lebih dari 94 kali
permenit
- Usia 30 s/d 39 Tahun : Lebih dari 96 kali
permenit
- Usia 40 s/d 49 Tahun : Lebih dari 98 kali
permenit
- Usia 50 Tahun Ke Atas : Lebih dari 100 kali
permenit

posted from Bloggeroid

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar