Tampilkan postingan dengan label religius. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label religius. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 15 Juni 2013

Arti dan cara menafsirkan mimpi



Mimpi........inilah sesuatu yang semua orang biasanya pernah mengalaminya.
Dan saya sendiri Giyo Bares juga sering mengalaminya bahkan kadang ada kecocokan maknanya setelah terjadi dikehidupan yang nyata.
Dalam hal ini saya mencari referensi tentang mimpi untuk pembelajaran saya pribadi juga untuk semua orang yang ingin tahu tentang mimpi.
Ini kulakukan karena saya punya mimpi yang hingga saat ini masih teringat terus yang nantinya tafsirnya akan saya publikasikan ke blog ini setelah yang ini dulu.
Mimpi saya itu adalah melihat bulan kembar tiga dilangit dan mimpi itu terjadi di awal tahun 2011 yang lalu.
Terlepas dari itu mari kita simak dulu pembahasan tentang mimpi yang telah ku dapatkan:

Mimpi terbahagi dua:
1.mimpi yang benar
2.mimpi yang batil.
Mimpi yang benar ialah
yang dialami manusia tatkala kedudukan
psikologisnya seimbang dan keadaan cuaca
sedang seperti ditandai oleh bergoyangnya
pepohonan hingga berjatuhannya dedaunan.
Mimpi yang benar tidak didahului dengan
adanya pikiran dan keinginan akan sesuatu
yang kemudian muncul dalam mimpi.
Kebenaran mimpi juga tidak ternodai oleh
peristiwa junub dan haid. Adapun mimpi
yang batil ialah yang ditimbulkan oleh
bisikan nafsu, keinginan, dan hasrat. Mimpi
demikian tidak dapat ditakwilkan.
Demikian pula mimpi “basah” dan mimpi
lain yang mewajibkan mandi dikategorikan
sebagai mimpi yang batil karena tidak
mengandung makna. Sama halnya dengan
mimpi yang menakutkan dan menyedihkan
karena berasal dari setan. Allah Ta’ala
berfirman,
“Sesungguhnya pembicaraan rahasia itu
adalah dari setan, supaya orang-orang
yang beriman itu berduka cita, sedang
pembicarana itu tiadalah memberi mudharat
sedikitpun kepada mereka, kecuali dengan
izin Allah dan kepada Allahlah hendaknya
orang-orang yang beriman bertawakal.” (al-
Mujaadilah: 10)
Jika seseorang mengalami mimpi yang tidak
disukai, disunnahkan melakukan lima
perbuatan. Yaitu, mengubah posisi tidur,
meludah ke kiri sebanyak tiga kali,
memohon
perlindungan kepada Allah dari godaan
setan yang terkutuk, bangun dan shalat,
dan tidak
menceritakan mimpinya kepada siapa pun.
Ustadz Abu Sa’ad berkata, “Pelaku mimpi
hendaknya memelihara etika yang perlu
dipegang teguh dan memiliki batasan-
batasan yang selayaknya tidak dilampaui.
Demikian pula halnya dengan pentakwil.”
Etika pelaku mimpi ialah, pertama, dia
tidak menceritakan mimpinya kepada orang
yang hasud sebagaimana dikatakan Ya’kub
kepada Yusuf,
“Ayahnya berkata, ‘Hai anakku, janganlah
kamu ceritakan mimpimu itu kepada
saudarasaudaramu,maka mereka akan
membuat makar untuk membinasakanmu.’”
(Yusuf:5)
Kedua, jangan menceritakan mimpinya
kepada orang yang bodoh. Nabi saw.
bersabda,
“ Janganlah kamu menceritakan mimpimu
kecuali kepada orang yang dicintai atau
kepada orang yang pandai.”
Ketiga, janganlah menceritakan mimpi
kecuali secara rahasia karena dia pun
melihatnya
secara rahasia pula. Jangan
menceritakannya kepada anak-anak dan
wanita. Sebaiknya mimpi itu diceritakan
menjelang awal tahun dan pada pagi hari,
bukan sesudah keduanya lewat. Adapun
etika pentakwil ialah sebagai berikut.
Pertama, jika saudaranya menceritakan
mimpi kepadanya, maka katakanlah, “Aku
kira
mimpi itu baik.”
Kedua, hendaknya menakwilkan mimpi
dengan cara yang paling baik.
Diriwayatkan bahwa
Nabi saw. bersabda, “Mimpi akan terjadi
sebagaimana ia ditakwilkan.” Juga
diriwayatkan
bahwabeliau bersabda, “Mimpi itu bagaikan
kaki yang menggantung selama belum
diungkapkan. Jika telah diungkapkan, maka
terjadilah.” Demikian yang disebut dalam
as-
Silsilah ash-Shahihah.
Ketiga, menyimak mimpi dengan baik,
kemudian menjawab si penanya dengan
jawaban
yang mudah dipahami.
Keempat, jangan tergesa-gesa menakwilkan
mimpi. Lakukanlah dengan hati-hati.
Kelima, menyembunyikan mimpi dan tidak
menyebarkannya sebab ia merupakan
amanat.
Jangan menakwilkan mimpi ketika
matahari terbit, ketika tergelincir, dan
ketika terbenam.
Keenam, memperlakukan pelaku mimpi
secara berbeda. Janganlah menakwilkan
mimpi raja seperti menakwilkan mimpi
rakyat, sebab mimpi itu berbeda karena
perbedaan kondisi
pelakunya.
Ketujuh, merenungkan mimpi yang
dikemukakan kepadanya. Jika mimpi itu
baik, maka
takwilkanlah dan sampaikanlah kabar
gembira kepada pelakunya sebelum mimpi
itu
ditakwilkan.
Jika mimpi itu buruk, maka janganlah
menakwillkannya atau takwilkanlah bagian
mimpi
yang takwilnya paling baik. Jika sebagian
mimpi itu merupakan kebaikan dan
sebagian lagi
keburukan, maka bandingkanlah keduanya,
lalu ambillah mimpi yang paling tepat dan
paling kuat pokoknya. Jika pentakwil
mengalami kesulitan, bertanyalah kepada
pelaku mimpi ihwal namanya, lalu
takwilkannya berdasarkan namanya itu.
SUMBER: Umaiyyatus Syarifah,MA (2010).
Tafsir mimpi menurut al quran dan
sunnah Ibnu Sirin. Universiti Islam Negeri
Malang, Indonesia.

Jangan lupa,mari berusaha bares/jujur agar semakin banyak orang yang jujur karena semakin banyak yang jujur negara akan semakin makmur.
Salam bares dari Giyo Bares

posted from Bloggeroid

Rabu, 12 Juni 2013

Strategi bisnis yang berpeluang besar untuk beruntung

Bisnis?
Kata ini berhubungan erat dengan mencari uang banyak.demikian menurutku saya kira sebagian orang lain setuju juga dengan pendapat saya ini.
Dalam bisnis diperlukan ilmu yang handal agar bisnis bisa berkembang pesat dan maju tentukan juga menghasilkan income yang banyak.nah,kali ini mari kita belajar cara bisnis Rasulullah sallallaahu alaihi wasallam yang dalam bisnisnya layak dan wajib ditiru.
Mau tau kunci sukses bisnis yang sudah di
jalani oleh Rasul Allah Muhammad SAW yang
selama masa Hidupnya pernah mengalami
masa kejayaan dan beliau adalah Seorang
pebisnis Sukses. Beliau menjalani hidup sebagai
pebisnis sukses selama 28 Tahun, mulai dari
usia 12 tahun hingga 40 tahun. Dan selebihnya
adalah masa keRasulan sebagai suri tauladan
kita semua sebagai umat Muslim.
bisnis syariah islam
Apa saja Nilai warisan yang bisa kita Tiru dari
Rasul yang bisa kita ikuti sebagai pengikutnya,
Khususnya untuk seorang Hambanya yang
menjadi Pengusaha sebagai Orang yang
mencari Nafkah Semasa Mudanya RasulAllah ini
Sudah berkenalan dengan Bisnis dari Usia Dini,
Dimulai dari menggembala Kambing.
Lalu Bisnisnya ke-Level yang lebih tinggi, Pada
waktu itu Beliau masih berusia 12 Tahun dan
Beliau di Ajak oleh pamannyaAbu Thalib untuk
berdagang di Negeri Syam. Disitulah Awalannya
Nabi Muhammad SAW mengenal Bisnis secara
serius, dan Menjadi Enterprenur Sejati. Hingga
beliau mendapat reputasi yang sangat baik bagi
penduduk Negri tersebut.
Reputasi-reputasinya adalah sebagai Orang
yang Terpercaya (Al-Amin) di dalam
Perdagangannya maupun di Kehidupan
sehariannya. Pada usia 17 Tahun Nabi
Muhammad SAW sudah di beri mandat penuh
oleh pamannya untuk Berdagang dari
dagangannya. Hingga usia 20 tahun beliau
sudah hampir menguasai Pusat Bisnis Global di
Jamannya. Kalo sekarang ( Irak, Yordania,
Bahrain, Suriah, dan Yaman).
Mau, tau Rahasia-rahasia Bisnis Nabi
Muhammad SAW yang Hebat Itu. Hingga
sekarang Masih di Gunakan dengan Prinsip-
prinsip Bisnis Modern di Dunia saat ini. Dan
juga mengajarkan kita sebagai Umat Muslim
untuk menjadi seorang Enterprenur Sejati dan
Berakhlak Sebagai Makhluk Allah SWT. Dan
menjauhkan Bisnis Kita hanya dari Keuntungan
Semata (KAPITALISME).…
Ini Adalah Rahasia-rahasia berbisnis Ala Nabi
Muhammad SAW :
Cara Berpikir dan BerEtika di dalam
Bisnisnya :

1. Jujur di dalam Bisnisnya , Kejuran
adalah syarat fundamental dalam
berbisnis yang di lakukkan oleh
RasullAllah Muhammad SAW. Beliau
pernah melarang para pedagang untuk
meletakkan barang Busuk/jelek di dalam
dagangannya. dan beliau selalu
memberikan barang sesuai dengan
seadannya dan terbaik bagi
Konsumennya.

2. Berprinsip pada nilai Illahi , Bisnis yang
di lakukkan tidak terlepas dari
pengawasan Tuhan. Dan menyadarkan
manusia sebagai makluk Illahiyah
(berTuhan) .

3. Prinsip kebebasan Individu yang
bertanggung Jawab, Bukan bisnis hasil
dari Paksaan atau Riba. Yang menjerat
kebebasan Individu.

4. Bertanggung Jawab , Bertanggung Jawab
moral kepada Tuhan atas perilaku
Bisnisnya maupun Orang lain/Partner
Bisnisnya maupun Konsumennya.

5. Keadilan dan Keseimbangan, Keadilan
dan keseimbangan sosial, bukan hanya
keuntungan semata tetapi Kemitraan/
bantu membantu di dalam bisnisnya
(Win-Win-Solution)

6. Tidak hanya mengejar keuntungan ,
dan berorientasi untuk menolong orang
lain, Atau WIN Win Solution.

7. Berniat baik di Bisnisnya , berniat baik
adalah Aset Paling berharga oleh pelaku
Bisnis selain untuk menjadi terbaik tapi
bermanfaat bagi orang lain.

8. Berani mewujudkan Mimpi , RasullAllah
dari seorang penggembala Kambing,
berniat untuk mengubah hidupnya
menjadi lebih baik lagi, menjadi
pedagang, lalu Manager hingga beliau
mewujudkan cita-citanya menjadi Owner
(Pemilik perusahaan) dengan menikahi
Siti Khadijah. Beliau adalah Enterprenur
Cerdas.

9. Branding/Menjaga nama baik ,
RasullAllah selalu menggunakan cara ini
sebagai Modal Utama, Track Record
sebagai orang Terpercaya (Al Amin),
Justru paling di cari dan siapapun ingin
bekerja sama dengannya. Sifat inilah yang
Sekarang Langka di Jaman ini,Tirulah…

Cara Merintis Bisnis :

1. Fokus dan Konsentrasi, RasulAllah
selalu Fokus terhadap bisnis yang beliau
tekuni, Tidak mengerjakan bisnis yang
satu ke satunya lagi sebelum beliau
menyelesaikannya…

2. Mempunyai Goal dan rencana yang
jelas.

3. Merintis Bisnis Dari NOL , kesuksesan
beliau tidak datang dalam satu malam
walaupun seorang RasullAllah, tetapi
harus dimulai dari langkah-langkah kecil.
Dari seorang Karyawan/Salles hingga jadi
Owner. Dan semua tanpa ada praktek
KKN.

4. Tidak Mudah Putus Asa, beliau
Berkata : Janganlah kamu berdua putus
asa dari rizky selama kepalamu masih
bergerak. Karena manusia dilahirkan
ibunya dalam keadaan merahtidak
mempunyai baju, Kemudian Allah SWT
memberikan rizky kepadanya (HR.Ahmad,
Ibnu Majah, Ibnu Hibban dalam kitab
Shahihnya)

5. Berusaha Menjadi Trend Center
6. Inovatif, Semua barang yang di Jual
Rasul selalu berbeda dari kompetitornya,
dengan harga murah tetapi Hight Quality.

7. Memahami kondisi dan analisa Pasar

8. Kemampuan merespon strategi
Pesaingnya.

Belajar menguasai pasar, Dikisahkan Ketika
beliau di Mekkah para pedagang dari kaum
Quraisy yang ingin menjatuhkan Bisnisnya,
dengan menjatuhkan Harga dengan tidak Wajar.
Tetapi beliau menerapkan Hukum
Suply&Demand, beliau menyiasati dan
bersabar. Hingga semua dagangan para
Kompetitornya habis semua.
Rasul baru Menjual Dagangannya karena Rasul
Percaya kalau jumlah Permintaan (Demand)
jauh lebih tinggi dari jumlah Penawaran
(Supply) di Kota itu. Tak lama kemudian Rakyat
Kota tersebut membeli Barang Dagangan Rasul
dengan Harga Normal, ketika rombongan
Pedagang itu pulang Mekkah gempar.
Semua pedagang Rugi akibat banting harga
kecuali Nabi Muhammad SAW yang untung
besar. Itulah kejelian melihat, menganalisis,
dan memahami Pasar. Hingga menguasai Pasar
yang ada.
· Mampu Memanagement Organisasi secara
Efektif
· Bisa menghilangkan Mental Blocking, Atau
juga yang di sebut dengan Ketakutan yang
Berlebihan dalam menghadapi kegagalan usaha.
Rasul selalu bisa mengalahkan diri sendiri dari
hal-hal Negatif (mujahadah).
· Mampu menarik dan meyakinkan pemilik
Modal untuk ikut serta dalam bisnis yang
dilaksanakannya

Cara Menjalankan Bisnisnya :

1. Bekerja Sama (bersinergi), Beliau
bersabda “Keberkahan sesungguhnya
berada dalam Jamaah. Dan, tangan Allah
sesungguhnya bersama Jamaah”

2. Kerja Pintar, Kreatif dan Visioner

3. Menerapkan kesepakatan Win-Win-
Solution (Saling menguntungkan, dan
tidak ada yang dirugikan)

4. Bekerja dengan Prioritas

5. Tidak melakukan Monopoli

6. Selalu berusaha dan Tawakal

7. Tepat Waktu

8. Berani ambil Resiko

9. Tidak menimbun barang dagangan
(ihtikar) , Rasul melarang Keras pelaku
Bisnis dan menyimpan barang pada
massa tertentu, hanya untuk keuntungan
semata. Rasul bersabda bahwa pedagang
yang mau menjual barang dagangannya
dengan spontan akan di beri kemudahan.
Tapi penjual yang sering menimbun
dagangannya akan mendapat kesusahan
(Dalam HR Ibnu Majah dan Thusiy).

10. Profesional di Bisnis yang Di
kelolannya.

11. Selalu Bersyukur di Segala Kondisi

12. Berusaha dengan Mandiri, Tekun dan
Tawakal

13. Menjaga nilai-nilai harga diri,
kehormatan, dan kemuliaan dalam
proses interaksi bisnis

14. Melakukan bisnis berdasarkan Cinta
(Passion).

15. Tidak MenZhalimi (Merugikan Orang
lain)

16. Rajin Bersedekah.

Cara memasarkan Produk :
1. Memasarkan Produk yang Halal dan
Suci

2. Tidak melakukan Sumpah Palsu,

3. Tidak merpura-pura menawar dengan
harga tinggi, Agar orang lain tertarik.

4. Melakukan timbangan dengan benar.

5. Tidak menjelekkan bisnis Orang lain,
Beliau bersabda ” Janganlah seseorang di
antara kalian menjual dengan maksud
untuk menjelekkan apa yang dijual oleh
orang lain” (HR. Muttafaq ‘alaih)

6. Pintar beriklan/Promosi, Rasul hafal
betul dimana ada Bazaar di suatu tempat
tertentu. Sehingga makin banyak orang
mengenal beliau dan barang
dagangannya.

7. Transparansi (keterbukaan), Beliau
bersabda “Tidak dibenarkan seorang
Muslimin menjual satu-satu jualannya
yang mempunyai aib, sebelum dia
menjelaskan aibnya” (HR. Al-Quzuwaini)

8. Mengutamakan pelanggan (Customer
Satisfaction)

9. Networking (Jejaring) di wilayah lain.

10. Cakap dalam berkomunikasi dan
bernegosiasi (tabligh)

11. Tidak mengambil Untung yang
berlebihan.

12. Mengutamakan penawar pertama

13. Menawar dengan harga yang di
inginkan

14. Melakukan perniagaan sepagi
mungkin, RasulAllah mendoakan orang-
orang yang pagi-pagi dalam bekerja. “Ya
Allah, berkahilah umatku dalam berpagi-
paginya mereka” (HR.Shahr Al Ghamidi)

15. Menjaga Kepercayaan pelanggan

16. Mewujudkan Win-Win Solution

17. Barang Niaga harus bermutu, Murah,
Bermanfaat, Mutakhir dan Berkualitas

18. Kemudahan dalam hal transaksi dan
pelayanan

19. Menentukan Harga dengan jelas
ketika akad (Deal)

Cara berhubungan dengan Karyawan :
1. Berbagi perhatian kepada karyawan,
Tidak memilih-milih karyawan Istimewa
semua sama.

2. Bermitra Bisnis , Karyawan dan Majikan
seperti hubungan kekeluargan yang
kental. Bukan seperti Tuan dan Budak.

3. Memberi gaji yang Cukup kepada
Karyawannya

4. Memberi gaji tepat Waktu kepada
Karyawannya, Sebelum keringat
karyawan kering

5. Tidak membebani Karyawan dengan
tugas diluar kemampuannya

6. Karyawan di Wajibkan kerja sungguh-
sungguh dengan seluruh kekuatannya
7. Sering memberikan Bonus-bonusMau tau kunci sukses bisnis yang sudah di
jalani oleh Rasul Allah Muhammad SAW yang
selama masa Hidupnya pernah mengalami
masa kejayaan dan beliau adalah Seorang
pebisnis Sukses. Beliau menjalani hidup sebagai
pebisnis sukses selama 28 Tahun, mulai dari
usia 12 tahun hingga 40 tahun. Dan selebihnya
adalah masa keRasulan sebagai suri tauladan
kita semua sebagai umat Muslim.
bisnis syariah islam
Apa saja Nilai warisan yang bisa kita Tiru dari
Rasul yang bisa kita ikuti sebagai pengikutnya,
Khususnya untuk seorang Hambanya yang
menjadi Pengusaha sebagai Orang yang
mencari Nafkah Semasa Mudanya RasulAllah ini
Sudah berkenalan dengan Bisnis dari Usia Dini,
Dimulai dari menggembala Kambing.
Lalu Bisnisnya ke-Level yang lebih tinggi, Pada
waktu itu Beliau masih berusia 12 Tahun dan
Beliau di Ajak oleh pamannyaAbu Thalib untuk
berdagang di Negeri Syam. Disitulah Awalannya
Nabi Muhammad SAW mengenal Bisnis secara
serius, dan Menjadi Enterprenur Sejati. Hingga
beliau mendapat reputasi yang sangat baik bagi
penduduk Negri tersebut.
Reputasi-reputasinya adalah sebagai Orang
yang Terpercaya (Al-Amin) di dalam
Perdagangannya maupun di Kehidupan
sehariannya. Pada usia 17 Tahun Nabi
Muhammad SAW sudah di beri mandat penuh
oleh pamannya untuk Berdagang dari
dagangannya. Hingga usia 20 tahun beliau
sudah hampir menguasai Pusat Bisnis Global di
Jamannya. Kalo sekarang ( Irak, Yordania,
Bahrain, Suriah, dan Yaman).
Mau, tau Rahasia-rahasia Bisnis Nabi
Muhammad SAW yang Hebat Itu. Hingga
sekarang Masih di Gunakan dengan Prinsip-
prinsip Bisnis Modern di Dunia saat ini. Dan
juga mengajarkan kita sebagai Umat Muslim
untuk menjadi seorang Enterprenur Sejati dan
Berakhlak Sebagai Makhluk Allah SWT. Dan
menjauhkan Bisnis Kita hanya dari Keuntungan
Semata (KAPITALISME).…
Ini Adalah Rahasia-rahasia berbisnis Ala Nabi
Muhammad SAW :
Cara Berpikir dan BerEtika di dalam
Bisnisnya :
1. Jujur di dalam Bisnisnya , Kejuran
adalah syarat fundamental dalam
berbisnis yang di lakukkan oleh
RasullAllah Muhammad SAW. Beliau
pernah melarang para pedagang untuk
meletakkan barang Busuk/jelek di dalam
dagangannya. dan beliau selalu
memberikan barang sesuai dengan
seadannya dan terbaik bagi
Konsumennya.
2. Berprinsip pada nilai Illahi , Bisnis yang
di lakukkan tidak terlepas dari
pengawasan Tuhan. Dan menyadarkan
manusia sebagai makluk Illahiyah
(berTuhan) .
3. Prinsip kebebasan Individu yang
bertanggung Jawab, Bukan bisnis hasil
dari Paksaan atau Riba. Yang menjerat
kebebasan Individu.
4. Bertanggung Jawab , Bertanggung Jawab
moral kepada Tuhan atas perilaku
Bisnisnya maupun Orang lain/Partner
Bisnisnya maupun Konsumennya.
5. Keadilan dan Keseimbangan, Keadilan
dan keseimbangan sosial, bukan hanya
keuntungan semata tetapi Kemitraan/
bantu membantu di dalam bisnisnya
(Win-Win-Solution)
6. Tidak hanya mengejar keuntungan ,
dan berorientasi untuk menolong orang
lain, Atau WIN Win Solution.
7. Berniat baik di Bisnisnya , berniat baik
adalah Aset Paling berharga oleh pelaku
Bisnis selain untuk menjadi terbaik tapi
bermanfaat bagi orang lain.
8. Berani mewujudkan Mimpi , RasullAllah
dari seorang penggembala Kambing,
berniat untuk mengubah hidupnya
menjadi lebih baik lagi, menjadi
pedagang, lalu Manager hingga beliau
mewujudkan cita-citanya menjadi Owner
(Pemilik perusahaan) dengan menikahi
Siti Khadijah. Beliau adalah Enterprenur
Cerdas.
9. Branding/Menjaga nama baik ,
RasullAllah selalu menggunakan cara ini
sebagai Modal Utama, Track Record
sebagai orang Terpercaya (Al Amin),
Justru paling di cari dan siapapun ingin
bekerja sama dengannya. Sifat inilah yang
Sekarang Langka di Jaman ini,Tirulah…
Cara Merintis Bisnis :
1. Fokus dan Konsentrasi, RasulAllah
selalu Fokus terhadap bisnis yang beliau
tekuni, Tidak mengerjakan bisnis yang
satu ke satunya lagi sebelum beliau
menyelesaikannya…
2. Mempunyai Goal dan rencana yang
jelas
3. Merintis Bisnis Dari NOL , kesuksesan
beliau tidak datang dalam satu malam
walaupun seorang RasullAllah, tetapi
harus dimulai dari langkah-langkah kecil.
Dari seorang Karyawan/Salles hingga jadi
Owner. Dan semua tanpa ada praktek
KKN.
4. Tidak Mudah Putus Asa, beliau
Berkata : Janganlah kamu berdua putus
asa dari rizky selama kepalamu masih
bergerak. Karena manusia dilahirkan
ibunya dalam keadaan merahtidak
mempunyai baju, Kemudian Allah SWT
memberikan rizky kepadanya (HR.Ahmad,
Ibnu Majah, Ibnu Hibban dalam kitab
Shahihnya)
5. Berusaha Menjadi Trend Center
6. Inovatif, Semua barang yang di Jual
Rasul selalu berbeda dari kompetitornya,
dengan harga murah tetapi Hight Quality.
7. Memahami kondisi dan analisa Pasar
8. Kemampuan merespon strategi
Pesaingnya
Belajar menguasai pasar, Dikisahkan Ketika
beliau di Mekkah para pedagang dari kaum
Quraisy yang ingin menjatuhkan Bisnisnya,
dengan menjatuhkan Harga dengan tidak Wajar.
Tetapi beliau menerapkan Hukum
Suply&Demand, beliau menyiasati dan
bersabar. Hingga semua dagangan para
Kompetitornya habis semua.
Rasul baru Menjual Dagangannya karena Rasul
Percaya kalau jumlah Permintaan (Demand)
jauh lebih tinggi dari jumlah Penawaran
(Supply) di Kota itu. Tak lama kemudian Rakyat
Kota tersebut membeli Barang Dagangan Rasul
dengan Harga Normal, ketika rombongan
Pedagang itu pulang Mekkah gempar.
Semua pedagang Rugi akibat banting harga
kecuali Nabi Muhammad SAW yang untung
besar. Itulah kejelian melihat, menganalisis,
dan memahami Pasar. Hingga menguasai Pasar
yang ada.
· Mampu Memanagement Organisasi secara
Efektif
· Bisa menghilangkan Mental Blocking, Atau
juga yang di sebut dengan Ketakutan yang
Berlebihan dalam menghadapi kegagalan usaha.
Rasul selalu bisa mengalahkan diri sendiri dari
hal-hal Negatif (mujahadah).
· Mampu menarik dan meyakinkan pemilik
Modal untuk ikut serta dalam bisnis yang
dilaksanakannya
Cara Menjalankan Bisnisnya :
1. Bekerja Sama (bersinergi), Beliau
bersabda “Keberkahan sesungguhnya
berada dalam Jamaah. Dan, tangan Allah
sesungguhnya bersama Jamaah”
2. Kerja Pintar, Kreatif dan Visioner
3. Menerapkan kesepakatan Win-Win-
Solution (Saling menguntungkan, dan
tidak ada yang dirugikan)
4. Bekerja dengan Prioritas
5. Tidak melakukan Monopoli
6. Selalu berusaha dan Tawakal
7. Tepat Waktu
8. Berani ambil Resiko
9. Tidak menimbun barang dagangan
(ihtikar) , Rasul melarang Keras pelaku
Bisnis dan menyimpan barang pada
massa tertentu, hanya untuk keuntungan
semata. Rasul bersabda bahwa pedagang
yang mau menjual barang dagangannya
dengan spontan akan di beri kemudahan.
Tapi penjual yang sering menimbun
dagangannya akan mendapat kesusahan
(Dalam HR Ibnu Majah dan Thusiy).
10. Profesional di Bisnis yang Di
kelolannya
11. Selalu Bersyukur di Segala Kondisi
12. Berusaha dengan Mandiri, Tekun dan
Tawakal
13. Menjaga nilai-nilai harga diri,
kehormatan, dan kemuliaan dalam
proses interaksi bisnis
14. Melakukan bisnis berdasarkan Cinta
(Passion).
15. Tidak MenZhalimi (Merugikan Orang
lain)
16. Rajin Bersedekah
Cara memasarkan Produk :
1. Memasarkan Produk yang Halal dan
Suci
2. Tidak melakukan Sumpah Palsu,
3. Tidak merpura-pura menawar dengan
harga tinggi, Agar orang lain tertarik
4. Melakukan timbangan dengan benar
5. Tidak menjelekkan bisnis Orang lain,
Beliau bersabda ” Janganlah seseorang di
antara kalian menjual dengan maksud
untuk menjelekkan apa yang dijual oleh
orang lain” (HR. Muttafaq ‘alaih)
6. Pintar beriklan/Promosi, Rasul hafal
betul dimana ada Bazaar di suatu tempat
tertentu. Sehingga makin banyak orang
mengenal beliau dan barang
dagangannya.
7. Transparansi (keterbukaan), Beliau
bersabda “Tidak dibenarkan seorang
Muslimin menjual satu-satu jualannya
yang mempunyai aib, sebelum dia
menjelaskan aibnya” (HR. Al-Quzuwaini)
8. Mengutamakan pelanggan (Customer
Satisfaction)
9. Networking (Jejaring) di wilayah lain
10. Cakap dalam berkomunikasi dan
bernegosiasi (tabligh)
11. Tidak mengambil Untung yang
berlebihan
12. Mengutamakan penawar pertama
13. Menawar dengan harga yang di
inginkan
14. Melakukan perniagaan sepagi
mungkin, RasulAllah mendoakan orang-
orang yang pagi-pagi dalam bekerja. “Ya
Allah, berkahilah umatku dalam berpagi-
paginya mereka” (HR.Shahr Al Ghamidi)
15. Menjaga Kepercayaan pelanggan
16. Mewujudkan Win-Win Solution
17. Barang Niaga harus bermutu, Murah,
Bermanfaat, Mutakhir dan Berkualitas
18. Kemudahan dalam hal transaksi dan
pelayanan
19. Menentukan Harga dengan jelas
ketika akad (Deal)
Cara berhubungan dengan Karyawan :
1. Berbagi perhatian kepada karyawan,
Tidak memilih-milih karyawan Istimewa
semua sama.
2. Bermitra Bisnis , Karyawan dan Majikan
seperti hubungan kekeluargan yang
kental. Bukan seperti Tuan dan Budak.
3. Memberi gaji yang Cukup kepada
Karyawannya
4. Memberi gaji tepat Waktu kepada
Karyawannya, Sebelum keringat
karyawan kering
5. Tidak membebani Karyawan dengan
tugas diluar kemampuannya
6. Karyawan di Wajibkan kerja sungguh-
sungguh dengan seluruh kekuatannya

7. Sering memberikan Bonus-bonus
tambahan di luar gaji pokok

Contoh di Atas adalah sebagian kecil dari sifat-
sifat Suri tauladan Rasul Allah Muhammad
SAW yang bisa kita Contoh dalam membangun
Kerajaan Bisnis Kita, jauh lebih Sukses,
berakhlak dan membantu terhadap sesamanya.
tambahan di luar gaji pokok
Contoh di Atas adalah sebagian kecil dari sifat-
sifat Suri tauladan Rasul Allah Muhammad
SAW yang bisa kita Contoh dalam membangun
Kerajaan Bisnis Kita, jauh lebih Sukses,
berakhlak dan membantu terhadap sesamanya.
Salam bares dari Giyo Bares
Mari berusaha bares(jujur) agar makin banyak orang yang jujur,semakin banyak yang jujur negara makin MAKMUR.

posted from Bloggeroid

Senin, 29 April 2013

Cara atasi marah

Caratanku:
Diambil dari berbagai sumbernya.

Berikut adalah beberapa saran praktis
untuk mengatasi marah.

1. Ketika anda marah jangan
mengatakan apa-apa.
Jika kita berbicara dalam rasa marah,
kita pasti akan memperburuk situasi
dan sangat mungkin menyakiti
perasaan orang lain. Jika kita
berbicara dalam rasa marah, kita
mungkin akan menemukan bahwa
orang-orang akan menanggapi dengan
rasa marah juga, menciptakan sebuah
lingkaran kemarahan. Namun jika kita
bisa menjaga untuk tetap diam, maka
akan memberikan waktu untuk emosi
kemarahan meninggalkan kita.
.
“Ketika marah, hitunglah sampai
sepuluh sebelum anda berbicara. Jika
anda sangat marah, hitunglah sampai
seratus. ”
- Thomas Jefferson –

2. Acuhkan terhadap orang-orang
yang berusaha membuat kita marah.
Sialnya, beberapa orang mungkin
memiliki niat jahat dengan mencoba
membuat anda marah dan mengambil
kesenangan dari anda. Namun jika kita
bisa mengacuhkan kata-kata mereka
dan tidak merespon dengan cara
apapun provokasi mereka, mereka
akan kehilangan minat dan tidak
mengganggu kita di waktu mendatang.

3. Gunakan alasan untuk
menghentikan kemarahan.
Ketika kita marah, katakan kepada diri
sendiri “kemarahan ini tidak akan
membantu saya dengan cara apapun.
Kemarahan ini akan membuat situasi
lebih buruk.” Bahkan jika sebagian
dari kita masih marah, suara batin kita
akan membantu kita untuk
menjauhkan diri dari emosi
kemarahan

4. Bersikap baik pada orang lain.
Visualisasi lain yang disarankan oleh
seorang guru spiritual adalah melihat
agen kemarahan sebagai anak berusia

5 tahun. Jika anda berpikir tentang
orang lain sebagai anak berusia 5
tahun yang tak berdaya, kasih sayang
dan pengampunan anda yang akan
muncul. Jika adik kecil anda tidak
sengaja menusuk anda, anda tidak
akan merasakan kemarahan dan
keinginan untuk membalas.
Sebaliknya anda hanya akan merasa
dia masih terlalu muda dan perlu tahu
hal-hal yang lebih baik. Latihan ini
mungkin sangat berguna bagi anggota
keluarga dekat yang kadang-kadang
menimbulkan rasa marah anda.

5. Nilai perdamaian jauh lebih tinggi
dibanding rasa marah.
Jika kita menghargai ketenangan
pikiran sebagai harta kita yang paling
penting, kita tentu saja tidak akan
membiarkan kemarahan tetap ada
dalam sistem kita. Seperti Sri Chinmoy
pernah katakan :
“Anda mungkin punya hak untuk
marah dengan seseorang, tetapi anda
tahu bahwa dengan marah kepadanya
anda hanya akan kehilangan
kedamaian pikiran anda yang
berharga ..”

6. Selalu mencoba untuk memahami
mereka yang marah pada anda.
Jangan khawatir jika anda memiliki
perasaan untuk membela diri dari
kritik mereka. Jika anda dapat tetap
tenang, mereka mungkin mulai
merasa bersalah melampiaskan
kemarahan mereka pada anda.
Terinspirasi oleh contoh ketenangan
anda, mereka akan sadar dan
berusaha untuk melakukan hal yang
sama.

7. Fokus pada sesuatu yang sama
sekali berbeda.
Misalkan seseorang telah melakukan
sesuatu yang membuat anda marah.
Pikirkan tentang sesuatu yang akan
membuat anda bahagia . Penangkal
terbaik untuk negatif adalah fokus
pada yang positif .

8. Tarik nafas dalam-dalam.
Tindakan sederhana dengan menarik
nafas dalam-dalam akan sangat
membantu anda dalam menghilangkan
kemarahan.

9. Meditasi.
Berlatih meditasi secara teratur untuk
membawa kedamaian batin anda
kedepan. Jika kita dapat memiliki
akses menuju kedamaian batin, maka
kita akan mampu memanfaatkan hal
ini selama masa pengujian.

10. Tersenyum.
Ketika kita tersenyum kita meredakan
banyak situasi negatif. Tersenyum
adalah cara menawarkan niat baik
kepada orang lain. Tersenyum tidak
memerlukan biaya apa-apa, selain
efektif dapat meredakan situasi
tegang

BERMUAMALLAH | BARES VIDEO | JEJARING SOSIAL ISLAM | Iklan gratis | Tentang |

CARA MENYEBUT NAMA TEMAN DI
STATUS/COMMENT,PESAN FACEBOOK VIA HP jadul,hp gaul,smartphone,tablet,pc,laptop,hp.
Terapi Sengat Lebah Pak Tanto
Tarif Simpati Puas 2
Tanya jawab seputar android for gaptek
Tentang Berkah Bares
Cara ubah url blogspot
SEMBUNYIKAN FILE DAN FOLDER DI HP DAN DI KOMPUTER
Tubemate,download video youtube lewat hp
Manfaat orgasme
SAKIT APA AKU INI?
Posting blogspot diandroid dengan Blogger dan Bloggeroid
Untuk direnungkan
wanita ahli surga dan ciri2nya
Hukum Pornografi
Benarkah wanita itu EGOIS?
Internet Rp.500 Telkomsel
CARA COPY PASTE DI KOMPUTER,LAPTOP,SMARTPHONE,OPERAMINI
IKLAN GRATIS
LIHAT SEMUA ARTIKEL  Giyo Bares

Khusus dewasa :
Foto Dewasa
Video Dewasa
Mengenal Islam lebih dekat:
Voa-Islam
Gema Islam
Gaul Islam
CINTA ISLAM
Arrahmah.com
MEDIA MUSLIM
Era Muslim
Hidayatullah
muslimdaily.net
Republika
Wisata Hati
Hukum Islam
hizbut-tahrir.or.id
myquran.org
nahimunkar.com
Motifator Islam
islamedia.web.id
Ekonomi Islam:
mizan.com
muamalatbank.com
Pasar muslim
Pengusaha Muslim
tangandiatas.com
Zakat pos keadilan peduli umat
Jual beli syariah di facebook
Bisnis.com
Layanan kesehatan:
Layanan kesehatan cuma-cuma
Bulan Sabit Merah Indonesia
Info penyakit dan obat
Sehat tanpa obat
Tanyadok.com
Deherba
TERAPI SENGAT LEBAH
TEKNOLOGI:
Ilmu Komputer
JIFISA SOFTWARE
Gadget mania :
Aplikasi dan gadget Islami
Tabloid Pulsa
GSM Arena
kembali keberanda

Powered by: BARES™

Rabu, 24 April 2013

Jangan bohong kalau kamu bodoh

-----JANGAN BOHONG KALAU KAMU BODOH -----
Seorang anak diutus ibunya utk membeli telur kewarung,setelah pulang ibunya bertanya:"lho....mana kembalianya?"
Anak:"harganya sekarang dah naik bu."
Ibu:"oh ya...?"
Anak:"benar kok bu,hrganya sekarang dah naik"
Ibu:sisanya kamu belikan es krim ya?"
Anak:"nggak kok Bu.sungguh.
Ibu:"yaaaa......deeeeeh.
Tapi tuh bibirnya dibersihkan dulu!"(sambil bergegas melanjutkan memasak"
.....rupanya si anak telah berbohong karena telah membeli es krim dan masih menyisakan bekas dibibirnya(masih nylepret)
Si anak kurang hati2 rupanya dalam berbohong.

Disini menunjukkan bahwa untuk sukses dalam "berbohong/tidak jujur" diperlukan kecerdasan yg tinggi dan strategi yg jitu.
Jadi semakin cerdas dan semakin canggih strategi maka akan bisa menjadi penipu kelas kakap.
Maka yg diperlukan untuk mengelola suatu urusan bukan hanya diperlukan kecerdasan saja tapi harus cerdas plus akhlaq terpuji agar suatu urusan berjalan dengan baik.

Mari biasakan "bares/jujur" dimulai dari diri sendiri . semakin banyak individu yg jujur maka komunitas orang yang jujur akan semakin banyak.
Jangan lupa ajari jujur pada anak2 sejak dini.tentunya kamu sendiri juga harus lebih jujur duluan.

Dan kalau JUJUR sudah menjadi BUDAYA maka nikmatilah...................suatu yang..........................

Salam Bares!
By: Giyo Bares  19022013

| Home | Giyo Bares di facebook | BERKAH BARES | BERMUAMALLAH | BARES VIDEO | JEJARING SOSIAL ISLAM | Iklan gratis | Tentang |

CARA MENYEBUT NAMA TEMAN DI
STATUS/COMMENT,PESAN FACEBOOK VIA HP jadul,hp gaul,smartphone,tablet,pc,laptop hp
Terapi Sengat Lebah Pak Tanto
Tarif Simpati Puas 2
Tanya jawab seputar android for gaptek
Tentang Berkah Bares
Cara ubah url blogspot
SEMBUNYIKAN FILE DAN FOLDER DI HP DAN DI KOMPUTER
Tubemate,download video youtube lewat hp
Manfaat orgasme
SAKIT APA AKU INI?
Posting blogspot diandroid dengan Blogger dan Bloggeroid
Untuk direnungkan
wanita ahli surga dan ciri2nya
Hukum Pornografi
Benarkah wanita itu EGOIS?
Internet Rp.500 Telkomsel
CARA COPY PASTE DI KOMPUTER,LAPTOP,SMARTPHONE,OPERAMINI
IKLAN GRATIS
LIHAT SEMUA ARTIKEL  Giyo Bares

Khusus dewasa :
Foto Dewasa
Video Dewasa
Mengenal Islam lebih dekat:
Voa-Islam
Gema Islam
Gaul Islam
CINTA ISLAM
Arrahmah.com
MEDIA MUSLIM
Era Muslim
Hidayatullah
muslimdaily.net
Republika
Wisata Hati
Hukum Islam
hizbut-tahrir.or.id
myquran.org
nahimunkar.com
Motifator Islam
islamedia.web.id
Ekonomi Islam:
mizan.com
muamalatbank.com
Pasar muslim
Pengusaha Muslim
tangandiatas.com
Zakat pos keadilan peduli umat
Jual beli syariah di facebook
Bisnis.com
Layanan kesehatan:
Layanan kesehatan cuma-cuma
Bulan Sabit Merah Indonesia
Info penyakit dan obat
Sehat tanpa obat
Tanyadok.com
Deherba
TERAPI SENGAT LEBAH
TEKNOLOGI:
Ilmu Komputer
JIFISA SOFTWARE
Gadget mania :
Aplikasi dan gadget Islami
Tabloid Pulsa
GSM Arena
kembali keberanda

Powered by: BARES™

Dalil Yasinan

Sedikit-sedikit minta dalil, sedikit-sedikit
minta dalil !!!!!!
Ini dalil tahlilan/maulidan/yasinan/7
bulanan/selamatan !!!!
1.Dalil pengkhususan waktu selamatan
kematian (1 hari,3 hari,40 hari dstrsnya).
“Termashurlah selamatan yang diadakan
pada hari pertama, ketujuh, empat puluh,
seratus dan seribu"
(Kitab Manawa Dharma Sastra Weda Smerti
hal. 99, 192, 193).
Perintah penyembelihan hewan pada hari
tersebut:
“Tuhan telah menciptakan hewan untuk
upacara korban, upacara kurban telah
diatur sedemikian rupa untuk kebaikan
dunia.”
(kitab Panca Yadnya hal. 26, Bagawatgita
hal. 5 no. 39).
Perkataan ulama':
“Upacara selamatan untuk memperingati
hari kematian orang Jawa hari ke 1, 7, 40,
100, dan 1000 hari, jelas adalah ajaran
Hindu”
(Ida Bedande Adi Suripto laknatullah
'alaihi,lihat kitab “Nilai-nilai Hindu dalam
budaya Jawa).
2.Dalil selamatan (kenduri/kenduren):
Sloka prastias mai pipisatewikwani widuse
bahra aranggaymaya jekmayipatsiyad
aduweni narah”. “Antarkanlah sesembahan
itu pada Tuhanmu Yang Maha
Mengetahui”. Yang gunanya untuk
menjauhkan kesialan"
(kitab sama weda hal. 373 no.10).
a. Dewa Yatnya (selamatan) Yaitu korban
suci yang secara tulus ikhlas ditujukan
kepada Sang Hyang Widhi dengan jalan
bakti sujud memuji, serta menurut apa
yang diperintahkan-Nya (tirta yatra) metri
bopo pertiwi.
b. Pitra Yatnya Yaitu korban suci kepada
leluhur (pengeling- eling) dengan memuji
yang ada di akhirat supaya memberi
pertolongan kepada yang masih hidup.
c. Manusia Yatnya Yaitu korban yang
diperuntukan kepada keturunan atau
sesama supaya hidup damai dan tentram.
d. Resi Yatnya Yaitu korban suci yang
diperuntukan kepada guru atas jasa ilmu
yang diberikan (danyangan).
e. Buta Yatnya Yaitu korban suci yang
diperuntukan kepada semua makhluk yang
kelihatan maupun tidak, untuk kemulyaan
dunia ini.
(kitab Siwa Sasana hal. 46 bab ‘Panca maha
yatnya’ dan pada Upadesa hal. 34).
APA DASAR YANG LAIN DIDALAM
HINDU ??? :
# RUKUN IMAN HINDU (PANCA SRADA)
yang harus diyakini umat hindu
1. Percaya adanya sang hyang widhi.
2. Percaya adanya roh leluhur.
3. Percaya adanya karmapala.
4. Percaya adanya smskra manitis.
5. Percaya adanya moksa.
# PANCA SRADA punya rukun, yaitu:
• PANCA YAJNA (artinya 5 macam
selamatan).
1. Selamatan DEWA YAJNA (selamatan yang
ditujukan pada Ida Sang Hyang Widhi Wasa
atau biasa dikenal orang dalam istilah
dengan,” memetri bapa kuasa ibu pertiwi “)
.
2. Selamatan PRITRA YAJNA (selamatan
yang DI TUJUKAN PADA LELUHUR).
3. Selamatan RSI YAJNA (selamatan yang
ditujukan pada guru atau kirim do’a yang
ditujukan pada Guru, biasanya di punden/­
ndanyangan ). Kalau di kota di namakan
dengan nama lain yaitu “SELAMATAN
KHAUL” memperingati kiyainya/gurunya
&semisalnya , yang meninggal dunia.
4. Selamatan MANUSIA YAJNA (selamatan
yang ditujukan pada hari kelahiran atau
dikota disebut “ULANG TAHUN” ).
5. Selamatan BUTA YAJNA (selamatan yang
ditujukan pada hari kebaikan ), misalnya
kita ambil contoh biasanya pada beberapa
masyarakat islam (jawa) melakukan
selamatan hari kebaikan pada awal bulan
ramadhan yang disebut “selamatan
MEGENGAN”.
AKIBAT YANG TIDAK DI SELAMATI DALAM
KEYAKINAN HINDU, yaitu:
Pertanyaan ?
orang tua kalau tidak diselamati apa rohnya
gentayangan?
Buka dalilnya DIKITAB SUCI UMAT HINDU
dikitab SIWASASANA HALAMAN 46-47
CETAKAN TAHUN 1979. Bagi yang tidak
mau selamatan mereka di peralina hidup
kembali dalam dunia bisa berwujud menjadi
hewan atau bersemayam di dalam pohon,
makanya kalau anda ke Bali banyak pohon
yang dikasih kain-kain dan sajen-sajen itu,
karena mereka meyakini roh nya ada dalam
pohon itu, dan bersemayam dalam benda-
benda bertuah misal keris dan jimat, di hari
sukra umanis (jum’at legi) keris atau jimat
di beri bunga&sajen-sajen.
DEWA ASURA akan marah besar jika orang
tidak mau melakukan selamatan maka
dewa asura akan mendatangkan bala/
bencana & membunuh manusia yang ada di
dunia.
DEWA ASURA atau dikenal dalam
masyarakat dengan nama BETHARAKALA ,
anak ontang anting harus diruwat(ritual
dengan selamatan&sajen) karena takut
betharakala , sendhang kapit pancuran
(anak wanita diantara kedua saudara
kandung anak laki-laki) diruwat karena
takut betharakala, rabi ngalor ngulon
merga rawani karo betharakala (nikah tidak
boleh karena rumahnya menghadap
utara&barat, karena takut celaka ).
# AKIBAT YANG DI SELAMATI DALAM
KEYAKINAN HINDU, yaitu:
Dalam keyakinan hindu bagi yang mau
selamatan maka mereka langsung punya
tiket ke surga.
2. NASI TUMPENG
Konsep dalam agama hindu : dalam kitab
MANAWA DHARMA SASTRA WEDHA
SMRTI ,BAGI ORANG YANG BERKASTA
SUDRA(KASTA YANG RENDAH) YANG TIDAK
BISA MEMBACA KALIMAT PERSAKSIAN :
HOM SUWASTIASU HOM AWI KNAMASTU
EKAM EVA ADITYAM BRAHMAN ,BAGI
YANG TIDAK BISA MENGUCAPKAN
KALIMAT DALAM BAHASA SANSEKERTA
DIATAS SEBAGAI PENGGANTINYA MAKA
MEREKA CUKUP MEMBIKIN TUMPENG,
BENTUKNYA ADALAH SEGITIGA, SEGITIGA
YANG DIMAKSUT ADALAH TRIMURTI
(SHIVA, VISHNU, BRAHMA=>BRAHMAN)
ARTINYA TIGA MANIFESTASI IDA SANG
HYANG WIDHI WASA , UMAT HINDU
MENGATAKAN BARANGSIAPA YANG
MEMBIKIN TUMPENG MAKA DIA SUDAH
BERAGAMA HINDU.
Dikitab BAGHAWAGHITA di jelaskan
TUHAN nya orang hindu lagi minum dan
ditengahnya ada tumpeng, dan di depan
dewa brahma ada sajen-sajen
3. Pemberangkatan mayat diwajibkan
dipamitkan di depan rumah lalu beberapa
sanak keluarga akan lewat di bawah tandu
mayat (tradisi brobosan), karena umat
hindu meyakini brobosan sebagai wujud
bakti pada orang tua dan salam pada dewa,
dalam hindu mayat di tandu lalu diatasnya
diberi payung, pemberangkatan mayat
menggunakan sebar/sawur bunga,
uanglogam, beraskuning,dll, lalu bunga di
ronce(dirangkai dengan benang )lalu di
taruh/dikalungkan di atas beranda mayat.
Hindu meyakini :
a. Bunga warna putih mempunyai kekuatan
dewa brahma.
b. Bunga warna merah mempunyai
kekuatan dewa wisnu.
c. Bunga warna kuning mempunyai
kekuatan dewa siwa.
Umat hindu berkeyakinan bunga itu
berfungsi sebagai pendorong do’a
(muspha/trisandya)&pewangi.
4. KETUPAT
Didalam hindu roh anak menjelang hari
raya pulang kerumah, sebagai
penghormatan orang tua kepada anak,
maka biasanya hindu setelah hari raya di
pasang kupat diatas pintu dan di bagi-
bagikan tetangga.
Dengan penjelasan diatas maka teranglah
bahwa ritual-ritual itu bukanlah sesuatu
yang baru (bid'ah) dalam agama hindu,
dikatakan bid'ah apabila itu dikerjakan oleh
umat islam dan dianggap bagian dari ajaran
islam. Seperti yang kita ketahui agama
islam lahir ribuan tahun setelah adanya
agama hindu tersebut. Hanya saja
beberapa "orang hindu" itu menggunakan
kalimat TAHLIL (Laa ilaha illallah) atau
membaca surat YASIN pada ritual-ritual
tersebut. Jadilah serupa tapi tak sama
dengan ajaran islam. Islam tidaklah
mengenal ritual-ritual tersebut, tidak
ditemukan dalilnya baik didalam Alqur'an
Al hadits maupun ijma' para sahabat.
meminjam istilah fiqih "laukana khairan
Lasabaquunaa ilaihi" (kalaulah seandainya
perbuatan/amal itu baik, tentulah para
sahabat mendahului kita mengerjakannya).
Islam adalah agama yang sempurna, tidak
perlu lagi ditambah-tambahi dengan
syari'at baru, bahkan Rasulullah shallallahu
'alaihi wasallam mewasiatkan kpd kita agar
menjauhi bid'ah dalam sabdanya:
“Jauhilah semua perkara baru (dalam
agama), karena semua perkara baru (dalam
agama) adalah bid’ah, dan semua bid’ah
merupakan kesesatan”.
(HR Abu Dawud, no. 4607; Tirmidzi, 2676;
Ad Darimi; Ahmad; dan lainnya).
“Sesungguhnya sebaik baik perkataan
adalah kitabullah, sebaik-baik petunjuk
adalah petunjuk muhammad sholullah alaihi
wasalam, sejelek-jelek perkara adalah yang
diada-adakan, setiap yang diada-adakan
adalah bid’ah dan setiap bid’ah itu sesat
dan setiap kesesatan tempatnya di neraka”
(HR Abu dawud , an-Nasa’i, Ahmad).
Kita tentu tak mau agama kita yang mulia
ini mengalami nasib serupa seperti agama-
agama samawi lainnya (Yahudi dan Kristen)
dimana alasan adat budaya telah
mengambil alih dalil-dalil utama kitab suci
sendiri. Karena alasan menghormati leluhur
dan budaya lokal.
Allah azza wajalla telah memperingati kita
dalam firmanNya:
”Dan apabila dikatakan kepada
mereka :”Ikutilah apa yang telah
diturunkan Allah”. Mereka menjawab :
”(Tidak), tetapi kami hanya mengikuti apa
yang telah kami dapati dari (perbuatan)
nenek moyang kami”. Apakah mereka akan
mengikuti juga, walaupun nenek moyang
mereka itu tidak mengetahui suatu apapun,
dan tidak mendapat petunjuk?”
(Qs. Al-Baqarah:170).
Allah juga berfirman:
“Dan janganlah kamu mencampuradukka n
Kebenaran dengan Kebatilan dan janganlah
kamu sembunyikan kebenaran sedangkan
kamu mengetahuinya”
(Qs. Al-Baqarah:42).
Allah menyuruh kita untuk tidak boleh
mencampuradukkan ajaran agama islam
(kebenaran) dengan ajaran agama Hindu
(kebatilan) tetapi kita malah ikut perkataan
manusia bahwa mencampuradukkan agama
itu boleh, Apa manusia itu lebih pintar dari
Allah?
Selanjutnya Allah berfirman:
“Hai orang-orang yang beriman, masuklah
kamu ke dalam Islam secara
keseluruhannya, dan janganlah kamu turut
langkah-langkah setan. Sesungguhnya
setan itu musuh yang nyata bagimu”.
(Qs. Al-Baqarah:208).
Allah menyuruh kita dalam berislam secara
kaffah (menyeluruh) tidak setengah-
setengah. Setengah Islam setengah
Hindu.!!!
Sumber:mari belajar islam

Jujur/Bares secara Islam

Pengertian dan Hakikat Jujur Menurut
Islam
Jujur dapat diartikan bisa menjaga
amanah. Jujur merupakan salah satu sifat
manusia yang mulia, orang yang memiliki
sifat jujur biasanya dapat mendapat
kepercayaan dari orang lain. Sifat jujur
merupakan salah satu rahasia diri
seseorang untuk menarik kepercayaan
umum karena orang yang jujur senantiasa
berusaha untuk menjaga amanah.
Amanah adalah ibarat barang titipan yang
harus dijaga dan dirawat dengan sungguh-
sungguh dan penuh tanggung jawab.
Berhasil atau tidaknya suatu amanat
sangat tergantung pada kejujuran orang
yang memegang amanat tersebut. Jika
orang yang memegang amanah adalah
orang yang jujur maka amanah tersebut
tidak akan terabaikan dan dapat terjaga
atau terlaksana dengan baik. Begitu juga
sebaliknya, jika amanah tersebut jatuh ke
tangan orang yang tidak jujur maka
‘keselamatan’ amanah tersebut pasti
‘tidak akan tertolong’.
Dengan demikian, jujur dapat pula
diartikan kehati-hatian diri seseorang
dalam memegang amanah yang telah
dipercayakan oleh orang lain kepada
dirinya. Karena salah satu sifat terpenting
yang harus dimiliki bagi orang yang akan
diberi amanah adalah orang-orang yang
memiliki kejujuran. Karena kejujuran
merupakan sifat luhur yang harus dimiliki
manusia. Orang yang memiliki
kepribadian yang jujur, masuk dalam
kategori orang yang pantas diberi amanah
karena orang semacam ini memegang
teguh terhadap setiap apa yang ia yakini
dan menjalankan segala sesuatu dengan
sungguh-sungguh dan penuh tanggung
jawab.
Karena orang yang jujur umumnya akan
bertanggung jawab penuh akan segala
yang diberikan atau dibebankan
kepadanya maka pasti ia akan berusaha
sekuat tenaga untuk menjalankan
kewajibannya tersebut dengan sungguh-
sungguh. Selain itu orang yang dalam
lubuk hatinya mengalir darah kejujuran
maka ia tidak akan sanggup menyakiti
atau melukai perasaan orang lain. Dan
karena itulah orang semacam ini pantas
diberi amanah, dengan kejujurannya ia
tidak akan sanggup mengecewakan orang
yang telah memberinya amanah tentukan
bukan amanah yang menyesatkan.
Kejujuran adalah perhiasan orang berbudi
mulia dan orang yang berilmu. Oleh sebab
itu, sifat jujur sangat dianjurkan untuk
dimiliki setiap umat Rasulullah saw. Hal
ini sesuai dengan firman Allah:
“Sesungguhnya Allah menyuruh kamu
menyampaikan amanah kepada yang
berhak menerimanya.” (Q.S. an-Nisa: 58).
“Hai orang-orang yang beriman, janganlah
kamu menghianati Allah dan Rasul-Nya
dan janganlah kamu menghianati amanah-
amanah yang dipercayakan kepadamu,
sedang kamu mengetahui.” (Q.S. al-Anfal:
27).
Dari dua ayat tersebut didapat
pemahaman bahwa manusia, selain dapat
berlaku tidak jujur terhadap dirinya dan
orang lain, adakalanya berlaku tidak jujur
juga kepada Allah dan Rasul-Nya. Maksud
dari ketidakjujuran kepada Allah dan
Rasul-Nya adalah tidak memenuhi
perintah mereka. Dengan demikian, sudah
jelas bahwa kejujuran dalam memelihara
amanah merupakan salah satu perintah
Allah dan dipandang sebagai salah satu
kebajikan bagi orang yang beriman.
Orang yang mempunyai sifat jujur akan
dikagumi dan dihormati banyak orang.
Karena orang yang jujur selalu dipercaya
orang untuk mengerjakan suatu yang
penting. Hal ini disebabkan orang yang
memberi kepercayaan tersebut akan
merasa aman dan tenang.
Jujur adalah sikap yang tidak mudah untuk
dilakukan jika hati tidak benar-benar
bersih. Namun sayangnya sifat yang luhur
ini belakangan sangat jarang kita temui,
kejujuran sekarang ini menjadi barang
langka. Saat ini kita membutuhkan
teladan yang jujur, teladan yang bisa
diberi amanah umat dan menjalankan
amanah yang diberikan dengan jujur dan
sebaik-baiknya. Dan teladan yang paling
baik, yang patut dicontoh kejujurannya
adalah manusia paling utama yaitu
Rasulullah saw. Kejujuran adalah
perhiasan Rasulullah saw. dan orang-
orang yang berilmu.

Sumber: hukumislam.com

| Home | Giyo Bares di facebook | BERKAH BARES | BERMUAMALLAH | BARES VIDEO | JEJARING SOSIAL ISLAM | Iklan gratis | Tentang |

CARA MENYEBUT NAMA TEMAN DI
STATUS/COMMENT,PESAN FACEBOOK VIA HP jadul,hp gaul,smartphone,tablet,pc,laptop hp
Terapi Sengat Lebah Pak Tanto
Tarif Simpati Puas 2
Tanya jawab seputar android for gaptek
Tentang Berkah Bares
Cara ubah url blogspot
SEMBUNYIKAN FILE DAN FOLDER DI HP DAN DI KOMPUTER
Tubemate,download video youtube lewat hp
Manfaat orgasme
SAKIT APA AKU INI?
Posting blogspot diandroid dengan Blogger dan Bloggeroid
Untuk direnungkan
wanita ahli surga dan ciri2nya
Hukum Pornografi
Benarkah wanita itu EGOIS?
Internet Rp.500 Telkomsel
CARA COPY PASTE DI KOMPUTER,LAPTOP,SMARTPHONE,OPERAMINI
IKLAN GRATIS
LIHAT SEMUA ARTIKEL  Giyo Bares

Khusus dewasa :
Foto Dewasa
Video Dewasa
Mengenal Islam lebih dekat:
Voa-Islam
Gema Islam
Gaul Islam
CINTA ISLAM
Arrahmah.com
MEDIA MUSLIM
Era Muslim
Hidayatullah
muslimdaily.net
Republika
Wisata Hati
Hukum Islam
hizbut-tahrir.or.id
myquran.org
nahimunkar.com
Motifator Islam
islamedia.web.id
Ekonomi Islam:
mizan.com
muamalatbank.com
Pasar muslim
Pengusaha Muslim
tangandiatas.com
Zakat pos keadilan peduli umat
Jual beli syariah di facebook
Bisnis.com
Layanan kesehatan:
Layanan kesehatan cuma-cuma
Bulan Sabit Merah Indonesia
Info penyakit dan obat
Sehat tanpa obat
Tanyadok.com
Deherba
TERAPI SENGAT LEBAH
TEKNOLOGI:
Ilmu Komputer
JIFISA SOFTWARE
Gadget mania :
Aplikasi dan gadget Islami
Tabloid Pulsa
GSM Arena
kembali keberanda

Powered by: BARES™

Jumat, 19 April 2013

Hukum Pornografi

| Home | Giyo Bares di facebook | BERKAH BARES | BERMUAMALLAH | VIDEO | JEJARING SOSIAL ISLAM | Iklan gratis | Tentang |

Hukum Melihat Gambar dan Film Porno dalam hukum Islam dan hukum negara

Akhir-akhir ini, sekalipun UU Pornografi
sudah disahkan, kelihatannya anasir-
anasir pornografi masih merajalela di
mana-mana. Bahkan dengan sangat
mudah, pengguna internet mengakses
gambar-gambar dan film-film porno. Ini
menunjukkan efektivitas UU Pornografi
ini dipertanyakan. Selain itu, memang
ada juga pihak-pihak yang masih
menganggap melihat gambar dan film
porno ini sebagai sesuatu yang tidak
dilarang. Pendapat ini jelas pendapat
yang syâdz (menyimpang dari pendapat
umum para ulama). Berikut akan kita
lihat masalah ini dari sisi fikih dari
beberapa sudut.

Batasan Pornografi dalam Fikih Islam
Orang yang pro-pornografi seringkali
mempertanyakan apa sebetulnya
batasan porno atau tidak porno. Inilah
yang seringkali mengaburkan masalah
pornografi. Pasalnya dalam berbagai
literatur, bahkan di dalam UU No. 44
Tahun 2008 tentang Pornografi, definisi
“porno” ini tidak jelas. Karena
ketidakjelassan itulah sulit ditetapkan
kepastian hukumnya, baik di dalam islam
maupun dalam hukum positif kita. Kita
perhatikan, misalnya, definisi “porno” di
dalam UU Pornografi berikut.
Pornografi adalah gambar, sketsa,
ilustrasi, foto, tulisan, suara, bunyi,
gambar bergerak, animasi, kartun,
percakapan, gerak tubuh, atau bentuk
pesan lainnya melalui berbagai bentuk
media komunikasi dan/atau pertunjukan
di muka umum, yang memuat kecabulan
atau eksploitasi seksual yang melanggar
norma kesusilaan dalam masyarakat.
Kata-kata “kecabulan” dan “eksploitasi
seksual” jelas akan menjadi bermasalah
karena sifatnya yang relatif dan sulit
diukur objektivitasnya. Dalam
penetapan hukum, ukuran yang tidak
jelas ini pasti akan menimbulkan banyak
penafsiran dan interpretasi. Lihat saja
bagaimana orang-orang Bali menolak UU
ini karena mereka menganggap
sekalipun setiap hari mereka berpakaian
agak minim, tapi dalam ukuran norma
mereka itu bukan tindakan cabul.

Demikian pula dengan para pelukis yang
selalu mengklaim bahwa estetika
merupakan dasar atas apa yang mereka
buat, walaupun yang dilukisnya wanita
telanjang. Para pembuat film pun
berdalih dengan alasan yang sama. Atas
nama seni dan estetika mereka
menghalalkan saja adegan-adegan porno
seperti berciuman dan
memperlihatkan--maaf--paha dan dada
wanita.
Dalam konteks hukum Islam mengenai
masalah pornografi ini, yang dijadikan
patokan dan definisi tentu bukan seperti
yang didefinisikan dalam UU Pornografi
di atas. Sebab, kalau definisinya seperti
di atas, pasti tidak akan didapatkan
ketentuan yang pasti untuk menyikapi
masalah ini.

Berkait dengan masalah pornografi ini,
Islam tidak menyoroti soal apakah itu
dianggap cabul atau tidak. Yang disoroti
dan ditetapkan dalam ketentuan hukum
Islam adalah sumber dari masalah
kecabulan itu sendiri, yaitu anggota
tubuh, baik laki-laki maupun
perempuan. Fikih Islam menyebutnya
sebagai “aurat”. Inilah yang
dipermasalahkan dalam Islam, bukan
pokok kecabulannya atau tidak.
Oleh sebab itu, dalam menetapkan
hukum mengenai melihat gambar dan
film porno ini, batasan yang akan
digunakan adalah batasan yang
ditetapkan dalam fikih Islam mengenai
aurat laki-laki dan perempuan.

Mengenai batas-batas aurat, laki-laki
dan perempuan, itu sendiri memang
terjadi perbedaan pendapat di kalangan
ulama. Namun, secara umum pendapat
yang dipegang oleh mayoritas (jumhûr)
ulama menyatakan bahwa batas aurat
laki-laki adalah antara pusar dan lutut;
sedangkan aurat perempuan adalah
seluruh tubuh kecuali muka dan telapak
tangan.

Dari sinilah hukum Islam mengenai
pornografi ini akan bermula. Persoalan
yang akan dijadikan pijakan bukan soal
kecabulan atau tidaknya dalam
pandangan masyarakat, melainkan
apakah ketentuan mengenai menutup
aurat ini sudah dipenuhi atau belum. Ini
merupakan kriteria dasar untuk
mengembangkan ketentuan-ketentuan
lebih lanjut mengenai pornografi seperti
yang dijelaskan dalam UU di atas.

Dengan menggunakan batasan dasar
perihal pornigrafi dari permasalahan
aurat ini, akan dengan mudah
ditentukan hukum yang lebih besarnya
seperti pornografi.
Argumetasi Larangan Pornografi
Dalam konteks hukum Islam larangan
pornografi tidak hanya satu alasan.
Banyak dalil yang dapat menunjukkan
pornigrafi ini sangat ditentang dan
diharamkan di dalam Islam. Berikut
beberapa dalil dan argumentasi yang
ditemukan.

1. Larangan Memperlihatkan dan
Melihat Aurat
Di dalam Islam masalah aurat ini sangat
penting. Bagi wanita, selain sebagai
ketentuan agama dan ibadah, masalah
aurat juga merupakan identitas. Islam
melarang, laki-laki maupun wanita,
memperlihatkan auratnya. Aurat sendiri
merupakan sesuatu yang dianggap aib di
dalam Islam jika diperlihatkan. Batas
yang boleh diperlihatkannya hanyalah
muka dan tepak tangan bagi wanita dan
di atas pusar atau di bawah lutut bagi
laki-laki.
Ketentuan ini didasarkan pada hadis-
hadis berikut:
ﺔﺸﺋﺎﻋ ﻦَﻋ ﺀﺎﻤﺳﺃ َّﻥﺃ ﺖﻨﺑ ﻲﺑﺃ ﺮﻜﺑ ْﺖَﻠَﺧَﺩ ﺎﻬﻧﺃ
ﻰﻠﻋ ﻝﻮﺳﺭ ﻪﻠﻟﺍ ﻰﻠﺻ ﻪﻠﻟﺍ ﻢﻠﺳﻭ ﻪﻴﻠﻋ
ٌﺏﺎَﻴِﺛ ﺎَﻬْﻴَﻠَﻋَﻭ ٌﻕﺎَﻗِﺭ ٌﺔَﻴِﻣﺎَﺷ ، ﺎَﻬْﻨَﻋ َﺽَﺮْﻋَﺄَﻓ َّﻢُﺛ
: ﻝﺎﻗ ﺍَﺬﻫ ﺎَﻣ !؟ َﺀﺎَﻤﺳَﺃ ﺎَﻳ َّﻥِﺇ َﺓَﺃْﺮَﻤْﻟﺍ ْﺖَﻐَﻠَﺑ ﺍَﺫِﺇ
َﺾْﻴِﺤَﻤْﻟﺍ ْﻢَﻟ ﻥﺃ ْﺢُﻠْﺼَﻳ ﻯَﺮُﻳ ﺎَﻬْﻨِﻣ ﺍﺬﻫ َّﻻﺇ
، ﺍﺬﻫﻭ ﻰَﻟِﺇ َﺭﺎَﺷَﺃَﻭ ِﻪْﻴَّﻔَﻛَﻭ ِﻪِﻬْﺟَﻭ
Aisha meriwayatkan bahwa Asma binti
Abu Bakar (saudaranya) pernah masuk
ke rumah Rasulullah s.a.w. dengan
berpakaian tipis sehingga nampak
kulitnya. Rasulullah s.a.w. berpaling dan
mengatakan, Hai Asma, sesungguhnya
seorang perempuan bila sudah datang
waktu haid, tidak patut diperlihatkan
tubuhnya itu, melainkan ini dan ini,
sambil ia menunjuk muka dan kedua
telapak tangannya. (HR Abu Dawud).
Hadis ini, menurut beberapa peneliti
hadis dinyatakan sebagai hadis yang
lemah. Namun, Al-Albani dalam Al-Irwâ’
menyatakan bahwa derajat hadis ini
hasan dan dapat digunakan berdasarkan
adanya penguat dari hadis lain melalui
jalur Asma binti ‘Umais. Berdasarkan
kriteria ini, jangankan mengumbar tubuh
telanjang yang secara umum akan
disebut pornografi, bahkan hanya
memperlihatkan dan melihat aurat
orang lain dilarang dan hukumnya
haram.
Kalau ada yang menyanggah bahwa itu
hanya berlaku untuk melihat langsung,
bukan gambar, pendapat ini tertolak
dengan larangan menjaga pandangan
secara umum di dalam ayat berikut.
َﻦﻴِﻨِﻣْﺆُﻤْﻠِّﻟ ﻞُﻗ ْﻦِﻣ ﺍﻮُّﻀُﻐَﻳ ْﻢِﻫِﺭﺎَﺼْﺑَﺃ ﺍﻮُﻈَﻔْﺤَﻳَﻭ
َﻚِﻟَﺫ ْﻢُﻬَﺟﻭُﺮُﻓ ﻰَﻛْﺯَﺃ ْﻢُﻬَﻟ َّﻥِﺇ َﻪَّﻠﻟﺍ ٌﺮﻴِﺒَﺧ ﺎَﻤِﺑ
َﻥﻮُﻌَﻨْﺼَﻳ ِﺕﺎَﻨِﻣْﺆُﻤْﻠِّﻟ ﻞُﻗَﻭ ْﻦِﻣ َﻦْﻀُﻀْﻐَﻳ
َﻦْﻈَﻔْﺤَﻳَﻭ َّﻦِﻫِﺭﺎَﺼْﺑَﺃ َّﻦُﻬَﺟﻭُﺮُﻓ َﻦﻳِﺪْﺒُﻳ ﺎَﻟَﻭ
َّﻦُﻬَﺘَﻨﻳِﺯ ﺎَﻣ ﺎَّﻟِﺇ َﺮَﻬَﻇ ﺎَﻬْﻨِﻣ َّﻦِﻫِﺮُﻤُﺨِﺑ َﻦْﺑِﺮْﻀَﻴْﻟَﻭ
ﻰَﻠَﻋ ﺎَﻟَﻭ َّﻦِﻬِﺑﻮُﻴُﺟ َّﻦُﻬَﺘَﻨﻳِﺯ َﻦﻳِﺪْﺒُﻳ
“Katakanlah kepada orang laki-laki yang
beriman: "Hendaklah mereka menahan
pandanganya, dan memelihara
kemaluannya; yang demikian itu adalah
lebih suci bagi mereka, Sesungguhnya
Allah Maha mengetahui apa yang
mereka perbuat. Katakanlah kepada
wanita yang beriman: "Hendaklah
mereka menahan pandangannya, dan
kemaluannya, dan janganlah mereka
menampakkan perhiasannya, kecuali
yang (biasa) nampak dari padanya.” (QS.
An-Nur: 30 - 31).
Larangan ini tidak dikhususkan “menjaga
pandangan dari apa”. Ayat ini berlaku
secara umum untuk menjaga pandangan
dari apa saja yang akan membuat laki-
laki maupun perempuan terjerumus
berbuat dosa. Oleh karena ayat ini
berlaku umum, maka sama saja apakah
yang dilihat atau diperlihatkan itu
berupa objek aurat langsung ataupun
gambarnya.

2. Keharaman Mendekati Zina
Selain karena kewajiban menutup aurat
dan menjaga pandangan untuk tidak
melihat aurat orang lain, kecuali antara
istri dan suami, keharaman pornografi
(membuat dan melihatnya) juga
berdasarkan larangan Allah Swt. untuk
mendekati zina. Allah Swt. berfirman:
ﺎَﻧِّﺰﻟﺍ ﺍﻮُﺑَﺮْﻘَﺗ ﺎَﻟَﻭ َﻥﺎَﻛ ُﻪَّﻧِﺇ ًﺔَﺸِﺣﺎَﻓ ﺎًﻠﻴِﺒَﺳ َﺀﺎَﺳَﻭ
Janganlah kalian dekati zina.
Sesungguhnya zina itu adalah suatu
tindakan yang keji dan merupakan jalan
yang sangat buruk. (QS Al-Isrâ [17]: 42).
Dalam ayat ini yang dilarang dan
diharamkan oleh Allah Swt. bukan hanya
berzinanya, melainkan juga
mendekatinya. Banyak cara orang untuk
dekat pada perzinaan. Pintu apapun
yang dapat membuat orang berdekatan
dengan zina diharamkan secara tegas
berdasarkan ayat ini seperti berpacaran
dan berdua-duaan (khalwat) dengan
lawan jenis.
Berdasarkan ketentuan ini pula segala
bentuk pornografi, membuat atau
melihatnya, adalah haram. Pornografi
akan membuka jalan menuju perzinaan.
Orang yang melihat gambar-gambar atau
film-film berbau pornografi pada
umumnya akan terpengaruh pikirannya
untuk melakukan perzinaan. Oleh sebab
itu, gambar dan film porno ini
merupakan salah satu jalan bagi
perzinaan yang haram untuk didekati.

3. Haram Membuat dan Melakukan yang
Menjadi Jalan pada Perbuatan Haram
Dalam kaidah fikih disebutkan pula satu
kaidah:
ﻰَﻟِﺇ ُﺔَﻠْﻴِﺳَﻮْﻟَﺍ ٌﻡﺍَﺮَﺣ ِﻡﺍَﺮَﺤﻟْﺍ
“Sarana yang menghantarkan kepada
perbuatan haram adalah haram.”
Kaidah semakin memperkuat ketentuan
hukum mengenai diharamkannya
pornografi di dalam Islam. Berdasarkan
kaidah ini, yang diharamkan bukan hanya
melihatnya, tetapi juga membuatnya.
Bahkan orang-orang yang membuat
gambar da film-film porno ini melakukan
dua hal sekaligus: membuat dan
melihat. Kedua-duanya akan membuka
jalan terjadinya perbuatan yang
diharamkan, yaitu mendekatkan pada
perzinaan. Oleh sebab itu, membuat
maupun melihat gambar dan film porno
(apalagi aslinya, bukan gambar) adalah
haram.
Kesimpulan
Selain kedua argumen di atas,
sesungguhnya masih banyak alasan dan
dalil lain yang memperkuat keharaman
segala bentuk pornografi, baik
melakukan maupun hanya sekadar
melihatnya. Namun, argumentasi-
argumentasi yang diambil langsung dari
Al-Quran dan hadis di atas sudah lebih
dari cukup untuk menyatakan
keharaman pornografi, baik membuat
maupun melihatnya, dalam bentuk
apapun. Wallâhu A’lam. (redaksi web
persis)

Sumber:www.hukmulislam.blogspot.com

Internet Rp.500 Telkomsel
Paket internet XL
Cara buat fan page(Halaman) facebook lewat hp dg operamini atau uc browser
BANGUN PAGI ITU BAIK
CEMBURU
NASEHAT ORANG YANG SUDAH MENJADI KAYA
Orang kaya versus orang miskin
Benarkah wanita itu EGOIS?
BILA SAKIT BEROBATLAH,BILA BANYAK DOSA BERTAUBATLAH
CARA COPY PASTE DI KOMPUTER,LAPTOP,SMARTPHONE,OPERAMINI
Posting blogspot diandroid dengan Blogger dan Bloggeroid
LIHAT SEMUA ARTIKEL

Giyo Bares

Mengenal Islam lebih dekat:
Voa-Islam
Gema Islam
Gaul Islam
CINTA ISLAM
MEDIA MUSLIM
Era Muslim
Hidayatullah
Islamdotnet
Muslim Blog
Ekonomi Islam:
Ekonomi Syariah
Jaringan Pengusaha Muslim
Pasar muslim
Jual beli syariah di facebook
Layanan kesehatan:
Layanan kesehatan cuma-cuma
Bulan Sabit Merah Indonesia
Info penyakit dan obat
Sehat tanpa obat
TEKNOLOGI:
Ilmu Komputer
JIFISA SOFTWARE

kembali keberanda

Minggu, 14 April 2013

JANGAN SOMBONG

Mari kita renungkan bersama kisah2 orang sombong yg tak mengenal Tuhanya.
Akibat Sombong Dan Angkuh dengan
ALLAH SWT !

✦ Orang yang membuat kapal Titanic
ditanya, Sejauh manakah keseselamatan
kapal Titanic ini? Dengan nada yang egois,
dia berkata “Tidak ada Tuhan yang bisa
tenggelamkan kapal ini”
& Kita semua tahu apa yang terjadi kepada
Titanic!

✦ Presiden Brazil Tancredo Neves
semwaktu kampanye kemenangan Pemilu
dan beliau mendapat 500,000 Pilihan dari
parai itu dan dia berkata "tidak ada Tuhan
yang bisa menjauhkannya dari jabatan
presiden."
Beliau mendapat kemenangan tetapi dia
jatuh sakit dan meninggal dunia sehari
sebelum menjadi presiden!

✦ Cazuza, penyanyi Brazil & penyair,
sewaktu persembahan beliau merokok dan
menghembuskan asap rokok tersebut
sambil berkata ”Tuhan ini untuk anda”
Beliau meninggal dunia pada usia 32 akibat
Kanser paru-paru dengan cara yang
mengerikan!
Dalam surah (Al-Isra' 17:37) ALLAH SWT
berfirman : -
ﺎَﻟَﻭ ﻲِﻓ ِﺶْﻤَﺗ ِﺽْﺭَﺄْﻟﺍ َﻚَّﻧِﺇ ۖ ﺎًﺣَﺮَﻣ ﻦَﻟ َﻕِﺮْﺨَﺗ َﺽْﺭَﺄْﻟﺍ
َﻎُﻠْﺒَﺗ ﻦَﻟَﻭ َﻝﺎَﺒِﺠْﻟﺍ ﺎًﻟﻮُﻃ
Dan janganlah kamu berjalan di muka bumi
ini dengan sombong, karena sesungguhnya
kamu sekali-kali tidak dapat menembus
bumi dan sekali-kali kamu tidak akan
sampai setinggi gunung...

Semoga kita bisa mengambil hikmahnya,hingga mampu bersikap terbaik yg dihargai manusia dan diriddloi Allah swt.

JANGAN SOMBONG KARENA SESUNGGUHNYA SOMBONG ITU BUKAN KEPUNYAANMU SEDIKITPUN.
Almutakabbir hanya ALLAH yg punya.

Mari membangun ukhuwah(persaudaraan) dan hubungan saling menguntungkan di:
BERMUAMALLAH

Rabu, 10 April 2013

MENGAPA HARUS DIUJI?

Sikap menghadapi musibah

Manusia terbagi menjadi 4 tingkatan dalam
menghadapi ujian atau musibah.
1. Tingkatan Pertama : Mengeluh , Kesal
dan Marah
Ini terbagi kepada beberapa macam:
Terjadi di dalam hati, misalnya jengkel
terhadap Tuhan karena taqdir buruk
menimpanya. Ini dilarang dalam Islam,
terkadang malah bisa menjerumuskan
kepada kekufuran. Allah Ta’ala berfirman:
"Di antara manusia ada yang menyembah
Allah dengan berada di tepi, maka jika
memperoleh kebajikan, tetaplah ia dalam
keaadaan itu, dan jika ditimpa suatu
bencana berbaliklah ia ke belakang. Ia rugi
dunia dan akhirat" [QS.Al-Hajj : 11]
Dengan lidah, misalnya putus asa, meminta
celaka atau berdoa keburukan yang
lainnya.
Dengan anggota tubuh , melampiaskan
dengan melukai tubuh sendiri/orang lain.
Semua ini dilarang karena bertentangan
dengan sabar yang merupakan kewajiban
setiap muslim.
2. Tingkatan Kedua : Bersabar
Seperti diucapkan oleh seorang penyair
"sabar seperti namanya, pahit rasanya
tetapi lebih manis hasilnya dari pada madu"
Maka orang ini akan melihat bahwa suatu
musibah itu berat, namun ia tetap menjaga
imannya sehingga tidak marah-marah,
meski ia berpandangan bahwa adanya
musibah itu dan ketiadaannya tidaklah
sama. Ini hukumnya wajib karena Allah
Ta’ala memerintahkan untuk bersabar.
Dia berfirman : "Bersabarlah kalian,
sesunguhnya Allah berserta orang-orang
yang sabar" [ QS.Al-Anfa : 46]
3. Tingkatan Ketiga: Ridha, dalam arti
Ikhlas
Yakni manusia ridha dengan musibah yang
menimpanya. Ia berpandangan bahwa ada
dan tidaknya musibah sama saja baginya,
sehingga adanya musibah tadi tidak
memberatkannya. Ia pun tidak merasa
berat memikulnya.
Perbedaan tingkatan tiga ini dengan
tingkatan sebelumnya nampak jelas karena
adanya musibah dan tidak adanya sama
saja dalam tingkatan ridha. Adapun pada
tingkatan sebelumnya, jika ada musibah dia
merasakan berat, namun ia tetap bersabar.
4. Tingkatan Keempat : Bersyukur
Ini merupakan tingkatan yang paling tinggi.
Di sini seseorang bersyukur atas ujian/­
musibah yang menimpanya karena ia
memahami bahwa musibah ini menjadi
sebab pengampunan kesalahan-
kesalahannya, bahkan dapat menambah
pahala kebaikannya.
Lalu mereka menghadap Rabbnya
sedangkan dosa-dosa mereka telah
berguguran, dan derajat keimanan yang
semakin baik.
Dari Abu Hurairah katanya, Rasulullah SAW
bersabda,
" Ujian akan terus menimpa seorang
mukmin; laki-laki dan perempuan,
menimpa dirinya, anaknya, dan hartanya,
sehingga ia berjumpa dengan Allah tanpa
membawa dosa." [at-Tirmidzi]
Wallahu a'lam bishawab

1) MENGAPA AKU DIUJI ?
QURAN MENJAWAB- Al-Ankabut : 2-3
“Apakah manusia itu mengira bahwa
mereka dibiarkan (saja) mengatakan: ‘Kami
telah beriman’, sedang mereka tidak diuji
lagi ?
Dan sesungguhnya kami telah menguji
orang-orang yang sebelum mereka, maka
sesungguhnya Allah mengetahui orang-
orang yang benar dan sesungguhnya Dia
mengetahui orang-orang yang dusta”
(2) MENGAPA AKU TAK DAPAT APA YG AKU
INGINKAN ?
QURAN MENJAWAB- Al-Baqarah : 216
“Boleh jadi kamu membenci sesuatu
padahal iaut amat baik bagimu dan boleh
jadi pula kamu menyukai sesuatu padahal
ia amat buruk bagimu, Allah mengetahui
sedang kamu tidak mengetahui”
(3) MENGAPA UJIAN SEBERAT INI ?
QURAN MENJAWAB- Al-Baqarah : 286
“Allah tidak membebani seseorang itu
melainkan sesuai dengan kesanggupannya.

(4) MENGAPA FRUSTASI ?
QURAN MENJAWAB- Al-Imran : 139
“Jaganlah kamu bersikap lemah, dan
janganlah pula kamu bersedih hati, padahal
kamulah orang2 yg paling tinggi derajatnya,
jika kamu orang2 yg beriman”
(5) BAGAIMANA AKU HARUS
MENGHADAPINYA ?
QURAN MENJAWAB- Al-Baqarah : 45 “Dan
mintalah pertolongan (kepada Allah)
dengan jalan sabar dan mengerjakan
sholat; dan sesungguhnya sholat itu
amatlah berat kecuali kepada orang-orang
yang khusyuk”
Tiada daya dan upaya kecuali atas
pertolongan Allah semata
(6) APA YANG AKU DAPAT ?
QURAN MENJAWAB-At-Taubah : 111
“Sesungguhnya Allah telah membeli dari
orang2 mu’min, diri, harta mereka dengan
memberikan jannah utk mereka… “
(7) KEPADA SIAPA AKU BERHARAP ?
QURAN MENJAWAB-At-Taubah : 129
“Cukuplah Allah bagiku, tidak ada Tuhan
selain dari-Nya. Hanya kepada-Nya aku
bertawakkal”
(8) AKU TAK SANGUP !!!!
QURAN MENJAWAB- Yusuf : 12 “….dan
jgnlah kamu berputus asa dari rahmat
Allah. Sesungguhnya tiada berputus asa
dari rahmat Allah melainkan kaum yg kafir”

Sabtu, 23 Februari 2013

Rendah hati itu baik tapi jangan rendah diri

"MERENDAH LAH"
Kerendahan hati yang bisa meninggikan
derajat seseorang..
Kesombonganlah yang merendahkan
martabat seseorang..
Ketika diri menganggap lebih tinggi dari
orang lain, disitulah diri mulai terperdaya,
penyakit hati mulai muncul mulai dari ujub,
ghurur sampai dengan takabur,
Naudzubillah..
Merendah untuk menjadi lebih tinggi..
Bukankah kerendahan hati yang menuntun
kita untuk selalu mawas diri dan melihat
kekurangan-kekurangan diri..?
Dengan merendah, akan lebih mudah diri
kita untuk melihat kelebihan & potensi
orang lain, menghormati, menghargai dan
selalu bersedia melayaninya sepenuh hati
serta mampu bersinergi dengannya..
Merendah untuk menjadi lebih tinggi..
Sudah terlalu banyak cerita-cerita masa
lalu, dimana manusia-manusia yang diliputi
kesombongan berakhir dengan kehinaan..
Tak perlu kita memperpanjang deretan
cerita tersebut dengan menduplikasi sifat-
sifat mereka, karena hanya akan terjadi
pengulangan sejarah yang kelabu..
Merendah untuk menjadi lebih tinggi..
Setiap orang pasti punya keunikan &
kelebihan yang tidak dimiliki orang lain..
Seorang penjaja gorengan keliling pasti
mempunyai kelebihan yang tidak dimiliki
seorang saudagar kaya raya..
Seorang Guru TK mempunyai kelebihan
yang tidak dimiliki Guru Besar dengan gelar
Profesor..
Merendah untuk menjadi lebih tinggi..
Mulai detik ini, tidak ada lagi kesombongan
yang berpalsu-palsu merendahkanku..
hanya ada kerendahan yang nyata-nyata
memuliakanku..
Semoga..!!!
Hanya kepada-Mu aku memohon Ya Allah,
karena hanya Engkau-lah yang pantas
memiliki sifat Sombong..


Sumber:BDT

Jumat, 12 Agustus 2011

ramadhan2011


Siap nggak sih kalo ibadah puasa kita dibarengi dengan amalan-amalan yang lain? Hmm… pastinya sih kudu siap ya. Sayang banget kalo sampe nggak meman-faatkan momen Ramadhan ini. Datangnya sih emang sama dengan bulan lainnya, setahun sekali. Tetapi keutaman bulan Ramadhan ini oke banget. Apa aja sih keutamannya?

Imam Ahmad telah meriwayatkan dari Abu Hurairah ra. bahwasanya Nabi saw. bersabda: “Ummatku telah diberi lima hal yang belum pernah diberikan kepada ummat-ummat sebelumnya ketika bulan Ramadhan: 1) Bau mulut orang yang berpuasa itu lebih harum dari pada minyak kesturi di sisi Allah, 2) Para Malaikat beristighfar untuk mereka hingga berbuka, 3) Allah memperindah SurgaNya setiap hari, seraya berfirman kepadanya: “Hampir-hampir para hambaKu yang shalih akan mencampakkan berbagai kesukaran dan penderitaan lalu kembali kepadamu,” 4) Syaithan-syaithan durjana dibelenggu, tidak dibiarkan lepas sseperti pada bulan-bulan selain Ramadhan, 5) Mereka akan mendapat ampunan di akhir malam.” Ada yang bertanya, “Wahai Rasulullah, apakah itu terjadi pada Lailatul Qadar?” Beliau menjawab, “Bukan, namun pelaku kebaikan akan disempurnakan pahalanya seusai menyelesaikan amalannya.” (Diriwayatkan oleh al-Bazzar dan al-Baihaqi dalam kitab ats-Tsawaab sanadnya lemah sekali, tetapi sebagian lafazh hadits tersebut mempunyai shaid, yakni penguat yang shahih)

Hmm… kayaknya celaka banget kalo kita udah tahu keutamaan Ramadhan namun kita mengabaikannya. Banyak banget lho di antara kita yang malah malas menjalankan ibadah shaum. Alasannya karena bisa lapar dan haus. Yee.. namanya juga puasa, nggak makan dan minum di siang hari, ya jelas aja lapar dan haus. Tetapi kan itu ujian. Nahan lapar dan haus adalah bagian dari aturan puasa. Syariatnya memang begitu. Meski demikian, jangan khawatir ya. Insya Allah ibadah shaum Ramadhan kita, jika ikhlas dilaksanakan dan caranya benar akan mendapatkan pahala yang besar di sisi Allah Swt.

Dalam Shahih Bukhari dituliskan: Telah menceritakan kepada kami Muslim bin Ibrahim telah menceritakan kepada kami Hisyam telah menceritakan kepada kami Yahya dari Abu Salamah dari Abu Hurairah radliallahu ‘anhu dari Nabi saw. bersabda: Barangsiapa yang menegakkan lailatul qadar (mengisi dengan ibadah) karena iman kepada Allah dan meng-harapkan pahala (hanya dariNya) maka akan diampuni dosa-dosa yang telah dikerjakannya, dan barangsiapa yang melaksanakan shaum Ramadhan karena iman kepada Allah dan mengharapkan pahala (hanya dariNya) maka akan diampuni dosa-dosa yang telah dikerjakannya.” (HR Bukhari, No. 1768)

Bro en Sis pembaca setia gaulislam, sebagai seorang mukmin insya Allah kita tahu betul bahwa perintah shaum Ramadhan memang diwajibkan. Firman Allah Swt. (yang artinya): “Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kalian berpuasa, sebagiamana telah diwajibkan atas orang-orang sebelum kalian agar kalian menjadi orang yang bertakwa”. (QS al-Baqarah [2]: 183)

Dalam ayat ini, Allah Ta’ala mewajibkan orang-orang yang beriman untuk shaum (berpuasa) di bulan Ramadhan. Tujuannya adalah untuk menjadikan kita orang-orang yang bertakwa. Apa itu takwa?

Para ulama telah menjelaskan apa yang dimaksud dengan takwa. Di antaranya Imam ar-Raghib al-Ashfahani yang mendefinisikan bahwa: “Takwa yaitu menjaga jiwa dari perbuatan yang membuatnya berdosa dan itu dengan meninggalkan apa yang dilarang menjadi sempurna dengan meninggalkan sebagian yang dihalalkan.” Kalo menurut Imam an-Nawawi, beliau mendefinisikan takwa dengan “Menaati perintah dan laranganNya.” Maksudnya menjaga diri dari kemurkaan dan azab Allah. Hal itu sebagaimana didefinisikan oleh Imam al-Jurjani: “Taqwa yaitu menjaga diri dari pekerjaan yg mengakibatkan siksa baik dengan melakukan perbuatan atau meninggalkannya.”

Sobat muda muslim, sederhananya, takwa itu adalah melaksanakan semua perintah Allah Swt. dan meninggalkan semua laranganNya. Nah, puasa yang benar insya Allah akan mengantarkan kita menjadi orang-orang yang bertakwa.



Bagi sebagian orang, Ramadhan tak istimewa

Sobat muda muslim, emang kesel, risih, gemes, sebel dan entah kosakata apalagi untuk menggambarkan keprihatinan kita tentang kondisi kaum muslimin saat ini, khususnya di bulan suci Ramadhan. Gimana nggak kesel, gimana nggak sebel, kalo Ramadhan nggak bisa membekas dalam kehidupan kita. Ya, cuma numpang lewat dalam hidup kita. Kalo pun kita berupaya menyambutnya, tapi itu pun sekadar “dalam rangka”. Jadi ketika Ramadhan berlalu, kita balik lagi ke selera asal. Halah!

Miris juga melihat fakta sekarang. Banyak di antara kita yang menjadikan Ramadhan mati. Sebagian dari kita yang nggak puasa, banyak dari kita yang menjadikan ibadah-ibadah di bulan Ramadhan terasa hambar. Shalat tarawih nggak bakalan dijalanin kecuali kamu punya niat pengen ketemu pacar. Shalat subuh bakalan dilewatin, kecuali sudah ada janji dengan pacar untuk jalan-jalan subuh sambil menebar asmara setelah subuh. Jika demikian faktanya, Ramadhan jadi tak istimewa lagi. Ramadhan kehilangan ‘ruhnya’. Ramadhan kehilangan kemuliaannya di mata orang yang tak memuliakannya. Duh, jangan sampe deh kita menjadi orang yang tak memanfaatkan momen Ramadhan yang belum tentu tahun depan kita masih merasakannya. Iya nggak sih?

Kalo sekarang Ramadhan tampak seperti mati (karena memang nggak kerasa banget nuansanya), maka sebenarnya kitalah yang membuatnya mati dan bahkan sudah mengu-burkannya dalam-dalam. Itu sebabnya jangan heran jika masih banyak kaum muslimin yang anteng aja makan dan minum di siang hari tanpa sedikit pun merasa takut kepada ancaman Allah. Dan, tanpa sedikit pun merasa sayang mencampakkan beragam kemuliaan di dalamnya. Padahal, itu cuma diberikan sebulan dalam setahun oleh Allah. Hmm… bener-bener nggak tahu diri (maaf lho saya nyebutin begini, jika ada kata yang lebih pantas dan dahsyat lagi dari ini untuk menggambarkan orang-orang durhaka bolehlah diucapkan).

BTW, gawat bener deh kalo sampe ada di antara kita yang nggak puasa Ramadhan. Dari Abu Umamah al-Bahili ra, ia berkata: Aku pernah mendengar Rasulullah saw. bersabda: “Ketika aku tidur, datanglah dua orang pria kemudian memegang dhahaya (dua lenganku), membawaku ke satu gunung yang kasar (tidak rata), keduanya berkata, “Naik”. Aku katakan, “Aku tdk mampu”. Keduanya berkata, ‘Kami akan memudahkanmu’. Akupun naik hingga sampai ke puncak gunung, ketika itulah aku mendengar suara yang keras. Akupun bertanya, ‘Suara apakah ini?’. Mereka berkata, ‘Ini ialah teriakan penghuni neraka’. Kemudian keduanya membawaku, ketika itu aku melihat orang-orang yang digantung dengan kaki di atas, mulut mereka rusak/robek, darah mengalir dari mulut mereka. Aku bertanya, ‘Siapa mereka?’ Keduanya menjawab, ‘Mereka ialah orang-orang yang berbuka sebelum halal puasa mereka (sebelum tiba waktu berbuka puasa).” (HR an-Nasa’i dalam al-Kubra sebagaimana dalam Tuhfatul Asyraf 4/166 dan al-Hakim 1/430 dari jalan Abdurrahman bin Yazid bin Jabir, dari Salim bin ‘Amir dari Abu Umamah. Sanad Shahih)

Sekali lagi, jangan kubur Ramadhan. Karena ia masih hidup. Sebaliknya, kita nyalakan semangat dan ceriakan Ramadhan dengan amal sholeh yang berlimpah. Deras mengalir dari setiap ucapan dan perbuatan kita. Agar banjir nikmatnya terasa sampe membekas dalam hidup kita selamanya. Semoga kita tetap siap menghidupkan Ramadhan. Yuk, kita buktikan bareng-bareng.



Hidupkan semangat Ramadhan

Bro en Sis, meski ada yang ‘mematikan’ Ramadhan, tetapi insya Allah Ramadhan akan tetap hidup bersama orang-orang yang merin-dukannya. Mereka akan tetap bermes-raan dengan Ramadhan di setiap detik yang ia lewati, di setiap menit yang ia lalui, dan di setiap malam yang selalu membuatnya terjaga untuk senantiasa mengisinya dengan ibadah. Ramadhan memang tidak akan pernah mati, ia akan hidup terus bersama orang-orang beriman yang mencintainya. Semoga kamu, kita, adalah orang-orang yang beriman dan mencintai Ramadhan. Insya Allah.

Semoga Ramadhan kali ini (dan juga seterusnya) memberikan kekuatan yang besar dalam hidup kita untuk mengubah kebiasaan buruk kita menjadi kebiasaan baik. Ramadhan akan tetap hidup bersama orang-orang beriman yang ikhlas menjalankan syariatNya.

Kita pantas merenung, Bro. Di pekan kedua bulan Ramadhan ini, apa yang sudah kita lakukan? Apa pula yang akan kita laksanakan di hingga menjelang akhir Ramadhan? Menghitung hari seperti kemarin dengan tanpa ada aktivitas amal sholeh? Atau sekadar meng-isinya dengan hal-hal yang amat jauh dari nilai-nilai Islam? Rasanya, kita semua udah pada tahu, apa yang harus kita lakukan. Tapi celakanya, kita juga seringkali lalai dengan apa yang seharusnya kita lakukan.

Kita tahu bahwa puasa adalah wajib. Kita yakin (meski dengan keyakinan seadanya), bahwa kalo nggak puasa kita akan berdosa. Namun, ternyata dalam praktiknya ada saja yang error. Selalu saja ada sebagian besar dari kita, yang ternyata masih melalaikan puasanya. Siang hari masih bebas makan dan minum. Malah ada yang dengan sombong makan dan minum dengan lahap secara terang-terangan.

Semoga kita menjadi hamba-hamba Allah yang mendapat berkah, rahmat, dan ampunan. Dan senantiasa memohon kepada Allah agar kita digolongkan kepada orang-orang yang berjuang demi tegaknya syariat Islam di muka bumi ini. Yuk, hidupkan semangat Ramadhan! [solihin: www.osolihin.wordpress.com